1 Mar 2019

Honor 10 Lite, Cekrek-Cekrek Gak Perlu Pakai Handphone Jadul Lagi!

Selasa, tanggal 26 Februari lalu timeline IG ramai membahas rencana launching sebuah handphone (HP) baru dari brand HONOR. Saking ramainya, yang gak kepo pun ikut kepo, bertanya-tanya, ada apa sih, kok ya rame banget.


Ya.. Gimana gak rame, ilustrasi pada banner promosinya saja mengundang tanya, ini artinya apa ya, kenapa ada lampu, daann lain-lain. Iya, semua itu adalah kekepoan saya.

Tanggal 27 pun tiba, launching yang digadang-gadang akan disiarkan secara langsung pukul 14.00 WIB sudah tiba, teman-teman beneran menghitung mundur setiap menitnya, entah kenapa saya jadi deg-degan. 😅

Yang bikin kepo maksimal

Saya yang sambil menyusui bayik ini juga gak ketinggalan hadir tepat waktu. Langsung gabung menonton livenya di FB Honor Indonesia. Sayangnya, sayangnya..  Masih iklan.. Dan saya gak suka iklannya.. Kenapa? Karena bagus dan makin bikin kepo.. Itu HPnya kok bisa gradasi gitu warnanya..😍

Silih berganti iklan di layar, saya tidak lupa memperhatikan bayik lucu yang sedang asyik menyusu, sudah mulai tidur masuk ke alam bawah sadarnya. Saya bisa asyik menyimak lebih detail tentang HP keluaran baru dari HONOR.

Honor 10 Lite
Ponsel ini dirancang untuk mereka yang aktif, percaya diri, energik dan ekspresif. Kenapa begitu? Tentu saja ada hubungannya dengan fitur-fitur yang menjadi andalan pada Honor 10 Lite ini.

Apa saja fiturnya? Banyak pastinya ya, tapi saya tuliskan yang betul-betul menarik hati nih..

Kamera
Kita mulai dari kamera yes.. Jadi seperti smartphone pada umumnya, Honor 10 Lite ini mempunyai 2 kamera. Yaitu kamera depan dan kamera belakang.

Seperti yang sudah tersebar di banner promo, kamera depan Honor 10 lite ini dilengkapi 24 MP AI, F/2.0 aperture, AI recognition of 8 scenarios, 4-in-1 light fusion technology exposure compensation technology.

Harga Honor 10 Lite

Kamera depannya juga dilengkapi 3D Potrait lighting yang menyediakan beberapa opsi lighting, antara lain: Soft, Butterfly, Split, Classic, dan Stage Lightning.

Cuss.. Ke kamera belakang ya..

Kamera belakangnya 13 MP + 2 MP Kamera utama, F/1.8 + F/2.4 Aperture, Handheld night photography enabled by Ai Powered, Image stabilization (AIS) dan AI Portrait mode.

Desain
Honor 10 Lite didesain DewDrop FullView Screen, dengan 3D Curved Design, dan yang sangat menarik hati mak emak gawl seperti saya (udaaah.. Iyain ajah 😝) adalah desain Vibrant Gradient Color. Cantik maakk..

Smartphone dari honor ini dilempar ke pasaran dengan 2 pilihan warna, yaitu Midnight Black dan Sky Blue. Kalau saya sih langsung jatuh hati sama si Sky Blue.. Gara-gara iklan yang saya ceritain di atas itu tuhhh.. Hehe

Processor dan Memori
Yang juga sering kali menjadi perhatian saya adalah urusan prosessor dan memori. Yaaa.. Emang gak jago urusan jeroan gini, tapi tetap saja harus diperhatikan, dicari tahu, apalagi urusan memori, kamera udah kece pasti cekrek-cekreknya gak keitung ye kaaan.. LOL

Dilengkapi dengan Huawei Kirin 710, Octa Core (4 x Cortex A73 2.2 GHz + 4 x Cortex A53 1.7 GHz), RAM : 4 GB, ROM : 64 GB, GPU Turbo 2.0 Software EMUI 9.0 (Based On Android 9), bisalah ya kita cekrek-cekrek tanpa khawatir hasil kecenya gak tertampung di dalam HP..

Baterai
Yang juga tak boleh terlupa untuk diperhatikan adalah performa baterai. Baterai Honor 10 Lite adalah sebesar 3400 mAh dengan 3G Call standby sampai 19 jam dan Standbye Time sampai 612 Jam atau setara dengan 25 hari + 12 jam. Waah. Lama yaaa.. Tapi kalau saya sih gak akan tahan selama itu, masa iya HP kece gini dianggurin ajah.. Hihi..

Fitur lain banyak siiih.. Tapi saya jabarkan yang sering kali menjadi perhatian saya aja kalau cari HP ya.. Dengan harga segitu, gak salah dong saya menyebut ponsel Honor 10 Lite ini murah tapi fitur-fiturnya mahal. Jadi, kalau mau cekrek-cekrek gak perlu pakai handphone jadul lagi, sudah ada Honor 10 Lite!

Oh ya, FYI, untuk saat ini, Honor 10 Lite hanya tersedia di toko resmi Honor Indonesia di Shopee yaa..  ^^

Read more

10 Feb 2019

Jika Siap Memiliki, Maka Kaupun Harus Siap Melepaskan

Hidup sesungguhnya seperti merentangkan tangan. Siap kehilangan untuk kemudian memiliki hal yang baru.

Tidak pernah akan sejalan rasa memiliki dan rasa kehilangan.

Hal itu saya rasakan saat ini. Saat di mana saya berbahagia karena kelahiran anak pertama saya, tapi disaat yang sama, saya harus kehilangan banyak hal. Sejatinya bukan hanya saya, tapi juga suami, kedua orang tua, mertua, dan adik-adik saya.

Bukan, saya bukannya tidak bersyukur. Saya mengajak diri saya sendiri dan mungkin orang lain untuk merenungi bahwa ada hal yang harus ditukar dalam hidup ini. Tidak bisa semuanya berjalan seperti yang kita inginkan. Dan bukan hanya saya sendiri yang merasakan kehilangan.


Saya beri contoh dari keluarga saya sendiri.

Saya
Setelah melahirkan, jangan tanyakan betapa bahagianya saya. Tapi selanjutnya, saya harus bertanggung jawab mengurus anak saya, salah satu sumber kebahagiaan baru saya. Dan demi semua itu, saya harus rela kehilangan waktu saya, mengubah ritme kehidupan saya.

Yang paling mencolok adalah saya harus kehilangan ritme tidur yang selama ini bisa saya atur sendiri. Paling buruk hanya tidur beberapa jam dalam semalam. Tapi sekarang, bisa tidak tidur semalaman.

Tidak hanya tidur, bahkan urusan BAK dan BAB pun, saya harus menyesuaikan dengan waktu si kecil. Tidak jarang saya harus bersabar menunggu selama berjam-jam hanya untuk "ke belakang". Ya.. Semua tahu bahwa hal ini sangat tidak sehat. Akan saya kemukakan alasannya kenapa, nanti. Ah.. Sungguh drama setelah melahirkan yang tak usai.

Suami
Suami, mau tidak mau harus kehilangan tidurnya yang tenang, sesekali saya bangunkan dia ditengah malam, walau dengan banyak perasaan tidak enak dan kasihan (entah suami sadari ini atau tidak). Yang jelas sebisa mungkin tidak membebani dia, saya tahu, walaupun tidak banyak bercerita, pekerjaan sudah cukup membuat dia lelah. Toh, waktu istirahatnya di akhir minggu sudah tergadai oleh cucian yang tidak pantas berada di laundry. Atau membantu hal lain di rumah.

Tapi kan, si kecil tanggung jawab bersama.. Sudah sepantasnya suami ikut membantu. Kenapa harus kasihan? Ya.. Memang. Suami tentunya ikut membantu dengan ritmenya sendiri. saya masih belajar menjadi orang tua, begitupun dia. Semoga nanti ritmenya sudah bisa sama. Saya juga sudah hilang gak enakannya.

Orang Tua
Orang tua, terutama mama. Saat ini banyak kehilangan waktu istirahatnya. Kalau saya mengurus 1 bayi kecil dan kadang masih harus mengurus 1 bayi besar yang sudah lama tidak diperhatikan. :p Mama harus mengurus 1 bayi kecil dan banyak bayi besar di dalam rumah. Anak saya, saya (yang kembali seperti bayi, diperhatikan makan-minumnya, pakaian, istirahat dan asupan gizinya), suami saya, kedua adik saya dan yang menjadi tanggung jawab terbesarnya, bapak.

Loh, semuanya kan sudah besar, bisa mengurus dirinya masing-masing. Nope.. IMHO, para pria (maaf gak maksud apa-apa dan semoga kamu tidak termasuk), punya sifat dan kecenderungan untuk dilayani. Padahal dalam rumah tangga seharusnya tidak seperti itu. Pria-pria di rumah juga sebenarnya tidak meminta itu. Tapi seriusan, kalau mama mau cuek saja, makanan tidak akan tersedia, piring-piring kotor menumpuk, rumah penuh debu dan akan tampak seperti kapal pecah!

Tapi bukan berarti bapak tidak kehilangan apa-apa. Bapak juga kehilangan waktu istirahatnya. Tidurnya tidak nyenyak karena menjadi radar terhadap tangisan anak saya. Bapak yang sudah sangat kikuk juga kemudian belajar bagaimana menggendong bayi dengan berbagai posisi. Bapak juga menyediakan air hangat untuk minum dan mandi saya, begitu juga bayi saya. Bapak juga banyak membantu meringankan pekerjaan di rumah. Sudah seharusnya, kan?

Mertua
Mertua sih sudah biasa ngemong cucu, soalnya ini cucu ketiganya. Tapi bagaimanapun, saat mertua ikut menginap di rumah, mertua juga akan kehilangan ritme tidurnya. Beliau biasanya tidur setelah magrib, bangun sebentar untuk Isya dan lanjut tidur lagi.

Adik-adik
Kedua adik saya laki-laki. Kalau berhubungan dengan mengurus bayi, mereka biasanya jadi asisten mama saat si bayi dimandikan. Kebayang kan mereka gak pernah mengurus bayi sebelumnya harus sigap mengambil sabun, minyak telon atau baby oil. Juga harus memakaikan kaos tangan dan kaos kaki? Okelah kalau produk seperti minyak telon dan kawan-kawan, ada tulisannya di kemasan. Bagaimana dengan kaos tangan dak kaos kaki? Benarr! Sering ketuker! Alhasil kena omel mama yang heran kenapa laki-laki gak bisa bedain mana kaos tangan dan mana kaos kaki.

Saya sampai dokumentasikan saat Mama mengurus di sebelah kiri, adik di sebelah kanan dan adik bungsu saya di kaki. Sayang gak bisa saya pajang, pada kelihatan auratnya, mama sedang tidak berjilbab, dan kedua adik saya sedang memakai celana pendek dengan muka bantalnya. Wkwk

Gak hanya itu sih, karena ada bayi, adik-adik juga jadi seperti bapak, lebih banyak bantuin kerjaan di rumah. Which is emang sudah seharusnya kan? Kehilangan waktu untuk santai jelas dialami juga oleh adik-adik saya.

Oh ya, diawal saya janji cerita kenapa penanganan bayi saya agak berbeda. Dua hal
1. Si bayi kalau nangis, asli nangis kejer, ngegas seperti habis jatuh atau dipukulin. Bahkan ketika sudah disusuipun, kalau udah terlanjur nangis, dia tetap ngegas, menangis dengan nada tertingginya, dengan wajah merah semerah-merahnya dan nafas yang tertahan lama. Seisi rumah akan panik.
2. Ya itu tadi, saya gak enakan.
Walaupun Mama rela, suami juga gak komplain kalau saya bangunkan tengah malam, saya tetap merasa tidak enakan. Makanya kadang hauspun saya tahan jika melihat seisi rumah sudah tidur atau kasihan pada Mama yang sudah pontang panting mengurus rumah bersama isinya, kami. Padahal banyak minum itu komponen penting agar ASI banyak. :(

***

Itu sedikit banyak cerita tentang kehilangan yang dirasakan seluruh anggota keluarga. Ya memang sih, kalau sudah urusan sama anak bayi, rumah tangga sudah akan berbeda. Kalau tadinya suka menonton film, stalking akun hosyip, nonton yutup, apapun bisa dilakukan sesukanya, saat sudah memiliki bayi semuanya sudah berbeda, prioritas dan patokan utama adalah bayi, the big boss. Tidak bisa lagi menggunakan waktu semaunya. Semua orang sama-sama lelah, that's why kita harus saling support.

Dan diatas kebahagiaan itu, kehilangan semestinya sudah berada di level melepaskan. Rasa kehilangan yang muncul karena dipaksa oleh keadaan sejatinya berubah menjadi sebuah proses melepaskan karena dilandasi oleh kerelaan.

Maka untuk memperoleh kebahagiaan, yang bisa sejalan dengan kata memiliki hanyalah melepaskan. Jika siap memiliki, maka kaupun harus siap melepaskan.

Bagaimana dengan kehidupan teman-teman? Sedang ditahap apakah sekarang ini?
Read more

15 Jan 2019

Gak Jadi Baby Moon karena Gak Dapat Izin Cuti, Kesal?

Awal tahun! Masih musim liburan gak sih? Hihi..

Saya jadi ingat tahun lalu deh, saat Abang sudah mulai melempar keinginannya untuk liburan bareng. Mungkin sudah jenuh dengan pekerjaan kantor setahun sebelumnya.

Waktu berlalu, istri yang juga katanya suka liburan ini selalu beralasan pekerjaan ini gak bisa ditinggal, pekerjaan itu gak bisa ditinggal, apalagi ada pekerjaan baru. Makanya liburan gak jadi-jadi.

Sampai akhirnya saya positif hamil lagi pada bulan keempat tahun 2018. Alhamdulillah, sesuatu yang kami tunggu-tunggu melalui berbagai upaya akhirnya membuahkan hasil.

Baca juga: Program Hamil yang Saya Lakukan, Mulai dari Cara-cara Hits di Internet sampai Promil ke Dokter

Apa kabar liburan?
Dengan kebahagiaan yang kami rasakan, mabok selama hamil dan hasil membaca bahwa perjalanan pada trisemester awal masih cukup beresiko. Keinginan liburan berhasil diredam. Hanya berganti rencana dan nama saja, dari liburan menjadi baby moon...

Dan kemudian, pada bulan keenam, saat kehamilan sudah berada pada trisemester kedua, baby moonnya tetap tidak berhasil terlaksana. Hahhah.. *Pura-pura tegar :D


Akhirnya, saya liburan di rumah saja dan Abang berkeliling di Jakarta dan Bandung. Ah.. perih hati ini... Tapi saya ikhlaskan agar Abang bahagia, melepas penatnya biar bisa refreshing.

Apa daya saya tidak bisa cuti karena sedang mengerjakan publikasi yang sedang deadline di kantor. Iya, saya gak dapat izin cuti. Ah..  kerjaan kantor ini, apa sih yang tidak deadline?

Padahal sudah muncul ide untuk nonton penutupan ASEAN GAMES saja, sekalipun tidak bisa mengikuti kehebohan saat pembukaan, setidaknya euforia yang bikin kita sebagai penonton ini jatuh cinta dan haru berkali-kali itu bisa dirasakan secara langsung walau sedikit.

Tapi, Abang kalah gesit dari para fans K-Pop yang sudah terbiasa dengan kegiatan berebut tiket (penutupan ASEAN GAMES) secara virtual. Langsung bikin plan B ((Baru bikin??)).

Akhirnya Abang melipir ke Lembang bahkan hampir nyasar melebihi tujuan. Beruntung, saya punya Devi kalau sudah urusan Bandung. Singkat cerita Yandanya Janilah (Suami Devi) yang mengantarkan Abang berlibur. Walau Abang sering juga mengirimkan pesan kesepiannya, bahwa saya seharusnya ada di sampingnya. Huhu.. Saya kan jadi merasa bersalah..

Tapi, alhamdulillah saya tenang walau baby moonnya diwakilin suami saja. LOL. Saya begitu tertolong dengan jalinan silaturahmi yang tidak pernah saya sangka akan berumur panjang ini.

Cuma modal kenal sesama bloger, kopdar sekali doang, itupun dianterin keliling Bandung, sempat bisnis kecil-kecilan bareng, sekarang berlanjut suami-suami kami yang jalan bareng.

Semoga bisa segera ke Kendari ya Deev, saya udah lama ngutang nih ke kamu, ini malah nambah ke suamimu lhoo.. *Ketjuupp :*


Jadi, kesel gak karena gak jadi baby moon? Gapapa, ikhlas kok. Cuma ya teteup.. Ini pengingat, bahwa saya masih butuh liburan, kalau baby moon gak jadi, mungkin nanti bisa bertiga sama si kecil kalau sudah bisa dibawa jalan.

Nanti lihat jadwal cuti bersama 2019 aja kali ya? Biar gak terhalang permohonan cuti tahunan seperti tahun lalu lagi. :D

Trus, pengingat juga, bahwa perjalanan bisa membawa kita pada hal-hal yang tidak terduga, termasuk betapa Allah SWT tuh maha pemurah dengan memberi kita sahabat-sahabat yang tidak pernah pamrih dalam menolong.

Ketiga nih ya, walaupun saya tidak keluar untuk liburan. Tapi jalinan silaturahim antara saya dan Devi tetap jalan, bahkan Insyaallah tersambung lebih panjang. Bayangin, dari sama-sama masih gadis dan sekarang sudah punya suami! Alhamdulillah..

"Perjalanan akan mengaarkanmu banyak hal, termasuk bagaimana bahagianya pulang bertemu orang yang kau cintai."
(Irly)

Gimana teman-teman? Punya pengalaman merencanakan liburan yang akhirnya gagal tapi kemudian dapat hikmah yang apik? Teman rasa saudara itu nyata, dan sering kali hadir tanpa kita duga yess! ^^

Read more

29 Dec 2018

5 Resolusi Keuangan ditahun 2019

Mengatur keuangan bukanlah hal yang bisa diremehkan lagi saat seseorang sudah menikah. Banyak hal yang tentunya berubah dan perlu diperhatikan. Hal ini sudah pernah saya tuliskan juga pada blog personal saya ini.

Baca juga: 5 Cara Mengelola Keuangan Setelah Menikah ala Dunia Irly

Namun, hal yang juga kemudian harus mengalami penyesuaian adalah kehidupan setelah memiliki anak! Kehidupan yang memiliki banyak kejutan dari segala lini termasuk lini keuangan. Kehidupan yang (insyaallah) dalam hitungan hari akan saya jalani..


Untuk itu, dalam hal keuangan, saya mempunyai resolusi sendiri, antara lain:

1. Punya Tabungan Sendiri Untuk Anak
Persiapan untuk pendidikan anak adalah persiapan jangka panjang, bukan hal yang bisa di selesaikan secara "sim salabim jadi apa prok-prok-prok". 😁

Apalagi di saat sekarang ini, biaya untuk pendidikan anak melonjak jauh dari yang dulu sering saya dengar. Sekalipun biaya pendidikan anak sudah mendapatkan keringanan dari pemerintah, tapi tidak terlepas kemungkinan anak akan bersekolah di sekolah swasta dimana dapat dipastikan biaya yang dipakai juga tidak akan sedikit. Untuk itu persiapan yang baik saya harapkan bisa meringankan "kejutan-kejutan" di masa mendatang, walaupun kalau memang kalau tiba-tiba dibutuhkan ya gadai BPKB mobil mungkin bisa jadi jalan keluar juga.

Well.. Apapun akan dilakukan untuk anak, tapi persiapan selalu akan lebih memudahkan di masa mendatang.

2. Tetap Menyiapkan Dana Untuk Liburan
Ini sudah saya bicarakan bersama Abang sejak awal pernikahan. Kami yang suka jalan-jalan ini memang menginginkan setiap tahunnya tetap ada agenda untuk berlibur.

Walaupun tahun depan Insyaallah kami sudah bertiga, semoga dana untuk liburan ini tetap ada, entah nanti yang jalan hanya Abang (hiks) ataupun bisa kami bertiga. Itupun kalau dapat cuti.. *Tjurhat

Bukannya apa-apa sih, sebagai karyawan, masing-masing kami menyadari bahwa refreshing itu penting dan butuh dana, mulai dari skala sedang sampai skala yang besar.

Jalan-jalan atau bahasa kerennya traveling bisa banget buat membarukan semangat, membuka pikiran, menambah pengetahuan/wawasan, menambah pengalaman dan insyaallah menambah ketaqwaan. Elahh.. Religius banget.. 😁

3. Tetap Menyediakan Dana Darurat
Urusan darurat, berarti berbicara mengenai hal (sulit) yang tidak disangka-sangka dan bersifat penting atau mendesak.

Walau tentu selalu berdoa tidak dihadapkan pada situasi darurat, tapi juga tidak ada salahnya berjaga. Bukan hanya untuk kami bertiga nantinya, tapi juga keluarga besar kami, salah satu sumber kebahagiaan kami.

4. Keuangan Rutin yang Stabil
Ini resolusi keseharian di 2019. Apalagi setelah sudah punya bayi. Saya seperti sudah punya bayangan terhadap biaya kebutuhan bayi saat belanja persiapan lahiran awal bulan Desember ini.

Pakaian bayi yang lucu dan imut dari segi ukuran itu, mempunyai harga yang lebih mahal dari pakaian orang dewasa. Bukan rahasia lagi yess.. Para emak pasti sudah mengangguk atau senyum-senyum dari tadi.

Kebayang kalau popok dan si bayi yang tumbuh dengan pesat itu harus sering berganti seiring dengan perkembangannya, tentu biayanya tidak sedikit. Emaknya sih tentu senang kalau belanja, lihat yang lucu, keren, unik.. Tapii..

Tapi belanja tidak seindah itu kan Maaakk.. Harus kontrol diri juga. Rekening tetap harus bernapas, dapur harus tetap mengeluarkan asapnya walaupun pakai kompor gas.. Hahah..

Intinya, kebutuhan bertambah, dan semuanya harus tetap berimbang, soalnya pemasukan ya begitu-begitu saja. Kami harus makin rajin jualan tampaknya.. Buat beli popok naaakkk.. Hahha..

5. Tetap Punya Dana Untuk Berbagi
Kami sebagai generasi Sandwich tentu tidak bisa tenang hanya hidup bertiga, mengonsumsi penghasilan kami tanpa menyisihkannya untuk keluarga, bahkan orang yang tidak kami kenal sekalipun.

Seperti apapun penghasilan dan pengeluaran kami, kami tetap percaya ada hak orang lain terutama keluarga dekat kami. Bukankah salah satu sedekah paling baik adalah kepada orang terdekat?

Terlebih, kami sebagai muslim tentu percaya, berbagi tidak akan mengurangi tapi akan menambah (walaupun niatnya bukan untuk ya). Percaya, niat baik akan berbuah baik. Entah kembali dalam bentuk uang, atau kebahagiaan mereka yang tentu akan jadi kebahagiaan bagi kami anak-anaknya. Intinya, semua akan terbayar tunai. Insyaallah..

***

Yap, akhirnya sampai juga di penghujung tulisan. Sama ya, kita juga sudah di penghujung tahun. Bagaimana teman-teman, sudah punya resolusi tahun 2019? Kalau yang berhubungan dengan keuangan apa? Sharing yuuk..

Read more

17 Dec 2018

5 Tip Belanja Melalui Siaran Langsung (Live) di Facebook

Sale.. Sale.. Sale..

Kata yang umum kita baca pada sebuah toko di akhir tahun. Tidak main-main, diskon yang ditawarkan juga bikin emak-emak yang gak pengen belanja malah singgah di tempat belanja, setelah singgah nanya ukuran, warna, model lain, kemudian transaksi! Heheh.. :p

Tapi walaupun momennya pas, saya tidak akan membahas itu. Ada yang lebih menarik hati saya untuk dibahas. Yaitu tren berjualan melalui siaran langsung, terutama lewat facebook.

Kenapa kemudian ini menjadi perhatian saya? Karena eh karena... Saya adalah korbannya! Buahahahha..

Entah sejak kapan tepatnya para pedagang memanfaatkan fitur siaran langsung di facebook ini. Yang jelas, saya mulai banyak melihatnya pada awal tahun 2018 ini.

Awalnya, seperti biasa saya hanya melihat beranda dari atas ke bawah. Lalu kemudian nyempil siaran langsung di sebuah grup jual beli di facebook. Saya penasaran dong, nontonlah saya. Kesannya? Kreatif walaupun kadang lucu juga kalau lihat yang jualan.

Hari berlalu, dan saya kemudian sudah mengirimkan alamat lengkap, disertai nomor telepon pada acara live seorang pedagang. Saya sudah menjadi bagian dari "korban" mereka manteman. Wkwkwk..

Di suatu waktu yang lain, saya kembali memesan pakaian. Sama seperti waktu transaksi pertama, saya kemudian sudah menerima barang dengan sistem COD (Cash on Delivery/ Bayar di tempat).

Oke fix.. Kedudukan reality show Korea yang sering saya tonton tergeser oleh aktivitas cuci mata dan cuci dompet ini. 😂

Tapi saya bangkit manteman, saya akhirnya memilih untuk tidak menjadi korban lagi. Maka saya aja yang jualan secara live! Haha.. Nggak ding.. Saya masih malu kalau harus jualan secara live gitu. Iyalah.. Gimana kalau calon pembeli minta bajunya dicobain ke badan? Perut lagi gede gini, pusar juga lagi seksi-seksinya. Hahaha..

Finally, saya belanja lagi. Hihi.. Jangan diketawain dulu. Beneran saya belanja, tapi buat jualan lagi dong! Hahah.. Jiwa belanja saya masih kalah dengan insting berdagang saya.

Bermodal banyak mengamati aksi live dan kepo sana-sini, saya dapat supplier untuk memenuhi hasrat berdagang barang bagus dengan harga miring tanpa harus datang ke tempatnya langsung. Ah, keren emang guwe inih. *Abaikan bumil yang lagi pengen narsis ini. :p


Nah, dari beberapa pengalaman saya, saya pengen share 5 tip untuk belanja melalui siaran langsung (live) di Facebook:
1. Kenali nama dan sifat bahan pakaian
Ini penting, agar teman-teman tidak kecewa saat barang datang, kalau memang masih asing dengan nama bahan yang makin banyak, bisa googling dulu, atau bisa bertanya saat siaran langsung. Misalnya "bahannya adem gak?" "bahannya melar gak?" "transparan gak?" Dan lain-lain yang menjadi kesukaan teman-teman.

2. Kenali ukuran tubuhmu
Selain nama dan sifat bahan, hal ini juga penting. Kalau belanja untuk diri sendiri tuh, wajib banget tahu ukuran badan. Kalau saya sih kurang suka ukuran yang hanya pake S, M, L, XL,  XXL gitu, karena bisa banget berbeda ukurannya untuk barang dari luar negeri. Yang paling pasti itu ya ukuran lebar dada (LD) aja, biasanya saat live langsung diukur tuh oleh pedagangnya, bahkan kalau bahannya melar, diukurin tuh ukuran standar sampai melarnya jadi berapa Cm.

Maka, ketahui ukuran lingkar dada diri sendiri atau orang yang mau dibelanjain, biar gak kekecilan atau kegedean barangnya saat sampai di tangan

3. Siapkan Kuota dengan Jaringan Terbaik
Duh, ini jadi kayak mau ngiklan saya.. Hahah.. Seriusan nggak ya.. Jadi ini beneran dibutuhkan banget kalau mau ikutan belanja saat ada pedagang yang jualan secara live.

Kenapa hal ini menjadi penting? Karena kan gak asyik banget saat ingin belanja atau bertanya pada penjual tapi gambarnya loading, atau bahkan keluar sendiri dari live yang sedang ditonton.

Atau kasus lain, teman-teman sudah memesan, tapi ternyata tidak muncul sama sekali di layar penjual, artinya apa? Gak terkirim.. Huhu.. Pernah banget dulu saya kayak gini. Udah pesan banyak banget, tapi gak terbaca sama sekali. Baju idaman melayang ke pembeli lain...

4. Perhatikan kondisi keuangan
Yang namanya belanja, biasanya gampang khilaf, apalagi melalui fasilitas siaran langsung seperti ini. Kadang kita gak tahu sudah belanja apa saja, berapa banyak dan berapa kilogram! Giliran sudah saatnya rekapan baru ingat, oh iya, ternyata saya beli ini, beli itu, beli ini dan itu, tagihan membengkak!

Horor manteman, jadi pastikan kondisi keuangan mencukupi untuk belanja, kasihan yang jualan kalau tiba-tiba barang sudah di-keep tapi malah dibatalkan. Yang kamu lakukan itu jahat, Rangga!

Baca juga: Tentang Penghasilan Tambahan

5. Pahami aturan setiap penjual/pedagang
Setiap penjual/pedagang memiliki aturan masing-masing, baca dulu aturannya. Tapi yang umum saya perhatikan antara lain:

- Kalau melakukan pemesanan saat siaran langsung, ada kata kunci yang diberikan.
Misalnya: Fix gamis (kemudian warna yang diinginkan) jadi "Fix gamis hijau" atau "Fix gamis kuning".

- Cantumkan nomor WA.
Hampir semua pedagang mewajibkan ini, tujuannya adalah untuk memudahkan mereka melakukan rekap pembelian saat siaran langsung berakhir. Aturan lain mengenai pencantuman nomor WA ini adalah, saat melakukan pemesanan seperti di atas, nomor WA harus sekaligus disertakan, tidak berpisah. Misalnya: Fix gamis hijau 08521234xxxx atau nomor WA di depan kemudian kata kunci yang disyaratkan.

Kasus diatas biasanya kalau pembelinya ramai, jadi pencatatan harus dilakukan cepat dan penjual takut chat lanjutan (nomor WA yang dikirimkan menyusul) tertimpa oleh banyak chat lainnya.

- Batas transfer
Sesaat setelah rekap diberikan, penjual biasanya punya aturan sendiri-sendiri. Misalnya batas transfer adalah 1x 24 jam, kalau belum melunasi tapi mau disimpankan dulu (keep) pembeli bisa transfer 50% dari total rekapan, dan berbagai aturan pembayaran lainnya.

- Pengiriman
Pedagang biasanya sudah menentukan pengiriman apa saja yang digunakan atau bisa dipilih oleh para pembeli. Penting untuk menanyakan hal ini terlebih dahulu sebelum belanja. Paling enak itu kalau penjual bisa melayani pengiriman melalui semua ekspedisi, jadinya bisa memilih pengiriman yang paling cepat atau paling murah, you choose it. :)

Nah, setelah berbagi tentang tip belanja melalui siaran langsung, kita bahas tentang keuntungan adanya aksi live ini, keuntungan dari sisi penjual dan pembeli yess..

Keuntungan Untuk Penjual:
1. Mengisi waktu.
Apalagi kalau sedang berjualan di kios, ini keuntungan buat penjual sih. Kadang pengunjung kan ada jam-jam ramainya, atau ada hari-hari ramainya, bisa banget manfaatin fasilitas siaran langsung ini untuk mengisi waktu sambil menunggu pembeli.

2. Menjemput pembeli tanpa biaya transport.
Cuma modal kuota, ngetes baju di depan kamera, gak (lebih) repot angkat barang kesana kemari, penjual dan pembeli bisa terhubung tanpa jarak, di mana saja! Tinggal pintar-pintar jaga kepercayaan dari para pelanggan.

Keuntungan Untuk Pembeli:
1. Lebih Efisien.
Waktu untuk berbelanja itu sungguh susah dicari bagi wanita pekerja, entah pekerja kantoran ataupun yang sehari-hari waktunya dihabiskan di rumah mengurusi rumah tangga (biasanya justru merekalah yang lebih sibuk dan lebih capek). Kalaupun ada waktu luang, maunya leyeh-leyeh saja, meluruskan badan dalam waktu yang tidak panjang.

Nah, kalau di rumah, pembeli bisa mengerjakan pekerjaan atau leyeh-leyeh sambil belanja, tanpa harus keluar duit lagi sebagai biaya transportasi,  fix barang di penjual ini dan itu. Soalnya waktu live pedagang makin ke sini seperti gak ada istirahatnya, jangankan tengah malam, subuh pun ada! Mantapp!! :D

2. Lebih Fleksibel.
Yup, selain lebih efisien, belanja melalui siaran langsung juga jadi lebih fleksibel. Gak perlu dandan cantik dulu kalau mau belanja, dasteran aja shaayyy.. Gak jilbaban juga gak masalah. Santai banget. ^^

Resiko:
Yang namanya bisnis, pasti ada faktor resiko, walaupun cerita saya diatas itu kebanyakan enaknya saja.. hehe.. Jadi apa saja sih resikonya?

Ini saya bahas dari sisi penjual dan pembeli ya, disatukan saja, karena tidak begitu banyak sih menurut saya:
1. Ketemu Pembeli PHP
Yang namanya bisnis, ada pembeli yang PHP itu wajar. Tapi saya perhatikan kadang memang jatuhnya nyakitin yang jualan banget. Soalnya kadang sudah belanja banyak, eh, setelah direkap tiba-tiba banyak alasan saat diminta transfer uang atau yang paling parah, jawab enggak tapi WA ataupun FB langsung diblock.. Ealah.. Kalau dapat cerita begitu dari pera pedagang saya jadi ikutan gemes dan sedih. Kasihan yang jualan, udah capek teriak-teriak menjelaskan detail barang, misahin, rekap, tapi ujung-ujungnya diperlakukan begitu.

2. Ketemu Penipu
Nah, ini ada 2 versi:
- Penjual palsu
Ketemu dengan penjual seperti ini sangat mungkin terjadi. Adaaaa aja caranya menipu orang. Begitu ada yang belanja, transfer, maka akun akan diblock. Si penipu pun hilang dari radar. Jadi, pelajari benar-benar akunnya sebelum membeli. Jangan tergiur barang bagus ataupun harga murah.

Kalau saya pribadi biasanya stalking dulu, beberapa hari, atau beberapa kali si penjual melakukan live, baru kemudian memutuskan untuk belanja atau tidak. Stalking ini akan sangat membantu, karena biasanya akan ada petunjuk berupa komplain ataupun pujian dari yang sudah lebih dahulu belanja.

-Ketemu Penjual Jujur
Looh, kenapa ketemu penjual jujur ini masuk dalam kategori ketemu penipu?

Sabaar.. Begini, seringnya pedagang jujur itu disusupi oleh orang yang niat banget menipu. Jadi si penipu ikut nonton siaran langsung bersama pembeli lainnya. Lalu kemudian (kemungkinan) mencatat apa yang si A, B, C ataupun D pesan. Lalu kemudian lebih dahulu menghubungi pembeli, menyamar sebagai penjual, melakukan rekap, dll.

Daaan.. Dari cerita di atas teman-teman, itu kejadian nyata ya, ada yang benar-benar melakukan transfer. Dalam hal ini, ketelitian dari pembeli harus ditingkatkan, karena biasanya para penjual sudah mencantumkan nomor rekening dan nomor HP (pemilik ataupun admin) untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi, cek dan ricek harus banget dilakukan yess..

***

Fiuhhh.. Panjang juga tulisan ini, hasil pengamatan, pengalaman dan dari hati banget ini.. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan.

Bagi teman-teman yang juga sudah punya pengalaman boleh baget dibagikan di kolom komentar, saya tunggu yess.. 😊

Read more

12 Dec 2018

Berburu Model Baju Wanita Terbaru Saat Harbolnas di Ilotte.com

Selamat pagiii.. Harbolnas tiba, waktunya para wanita pecinta diskon berpesta. Gak harus baru dari atas sampai bawah, pilihan mix and match paling kece untuk tetap tampil menarik sekaligus hemat. Emak-emak banget siiiihh.. Hehe..

Selalu ada cara yang dimiliki wanita untuk bisa menarik perhatian ye kaaan, dan salah satunya adalah dengan mix and match berbagai macam busana yang digunakannya. Kegemarannya ini akan membuat para wanita ini lebih kreatif pada saat memilih atasan dengan modelnya yang cantik dan juga menarik.

Penampilan seorang wanita akan maksimal pada saat menggunakan pakaian dengan model yang sesuai dengan bentuk tubuhnya dan selain itu akan membuat nyaman. Para wanita ini akan sangat menyenangi dunia fashion sehingga akan selalu berburu model baju terbaru sehingga nantinya akan memiliki tampilan yang sempurna didalam berbagai kesempatan. Sehingga tidak heran para wanita ini akan mengincar berbagai produk busana misalnya saja atasan dengan berganti ganti model.


Jika dibulan Desember ini teman-teman sedang membutuhkan atasan terbaru dengan harga murah maka sebaiknya belanja di program diskon besar harbolnas dari iLotte.com. Adanya program diskon besar harbolnas dari iLotte.com akan sangat menguntungkan para wanita karena bisa mendapatkan atasan terbaru dengan harga yang sangat murah.

Sebelum memilih atasan terbaru di iLotte.com, maka alangkah baiknya menyimak terlebih dahulu model baju yang sedang hits sekarang ini. Berikut beberapa model baju wanita terbaru yang sedang hits ditahun 2018 diantaranya yaitu :
1. Off Shoulder
Jika teman-teman suka tampil manis dengan menggunakan baju yang memamerkan bahu jenjang, maka teman-teman bisa menggunakan off shoulder yang akhir akhir ini menjadi model baju yang sedang naik daun. Dengan menggunakan baju ini, kita akan terkesan seksi tetapi tidak erotis. Model baju ini akan sesuai bagi para wanita yang suka terlihat feminim tetapi ingin menunjukkan kesan seksi yang tidak berlebihan.

2. Tanpa Lengan
Tidak sedikit wanita yang masih memfavoritkan gaun terusan tanpa lengan, tanpa terkecuali para selebriti Hollywood. Dengan menggunakan gaun tanpa lengan ini maka akan ditonjolkannya sisi anggun seorang wanita, dan sangat cocok digunakan pada saat menghadiri acara acara pesta misalnya saja pesta.

3. Pas Badan
Pada saat memilih pakaian teman-teman harus menyesuaikannya dengan bentuk tubuh, warna kulit, usia, dan style. Pilihlah gaun yang ukurannya pas dengan bentuk tubuh, dan hal ini jangan disepelekan karena jika gaun ukurannya pas maka akan dapat menunjang penampilan kamu secara keseluruhan.

4. Hoodie
Pada dasarnya setiap jenis sweater dengan topi dan kebanyakannya akan didesain dengan adanya saku pada bagian depannya dan juga adanya tali untuk menyesuaikan topinya. Model baju hoodie ini bisa dibuka dengan menggunakan kancing atau juga ritsleting. Hoodie ini biasanya akan digunakan pada saat akan berolahraga ringan seperti joging atau juga digunakan sebagai dobelan T Shirt.

5. Lengan Panjang
Jika teman-teman sering melakukan aktvitas diluar ruangan maka memiliki pakaian lengan panjang adalah sebuah kewajiban. Pasalnya model baju yang seperti ini selain akan membuat tampilan semakin gaya tetapi juga desainnya sangat bagus, dimana akan dapat melindungi kulit dari terkena paparan sinar matahari.

Itulah beberapa model baju wanita terbaru yang sedang hits ditahun 2018. Jika teman-teman belum memiliki salah satu model baju diatas, maka tidak ada salahnya untuk memburunya di diskon besar harbolnas yang diselenggarakan oleh iLotte.com. Teman-teman akan mendapatkan baju terbaru dengan harga yang sangat murah karena program harbolnas ini akan memberikan diskon harga yang besar besaran.

Read more

8 Dec 2018

Pengalaman Menggunakan Pasta Gigi Mengandung Siwak

Assalamu'alaikum teman-teman..

Sudah lama rasanya saya tidak berbagi mengenai sesuatu yang baru dalam hidup ini. Iya, kita bicara mengenai produk, bukan tentang si baby yang sedang aktif di dalam kandungan ini yess.. Hehe..

Jadi kali ini, saya ingin menceritakan tentang sebuah produk pasta gigi yang sudah saya coba gunakan secara langsung. Jujur ini pengalaman pertama saya mencoba produk halal ini. Sekalian juga, penasaran, kalau menyikat gigi dengan pasta gigi yang ada kandungan siwaknya itu gimana sih?

Iya, kalian gak salah baca. SIWAK. Gak banyak kan merek pasta gigi yang menandung siwak asli? Sabar yess, kita kupas sedikit demi sedikit biar lebih jelas. ;)


Siwak
Sebenarnya apa sih siwak itu? Ada gak yang nanya gitu? Jadi, siwak adalah dahan atau akar pohon Salvadora Persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut.

Eh, keren banget ternyata siwak ini, kandungan kimianya bahkan hampir sama dengan kandungan pasta gigi yang selama ini kita pakai, lho! Gak percaya? Di dalam siwak, terkandung mineral-mineral seperti Natrium, Klorida, Kalium, Sodium Bikarbonat, Flouride, Vitamin C dan Kalsium Oksida. Nah, mineral-mineral alami inilah yang dapat membunuh bakteri, menghilangkan plak, mencegah gigi berlubang dan memelihara gusi. Ini manfaat yang sering kali kita cari pada pasta gigi kan ya? Sip!

Sasha, Pasta Gigi Halal
Nah, sekarang saat saya kenalkan pasta gigi yang sudah saya ceritakan di awal tadi. Penasaran gak sih? Hehe

Sasha adalah pasta gigi pertama di Indonesia yang mengandung bahan alami  yaitu siwak asli. Bahan yang juga sering kali kita dengar sebagai alat yang digunakan Rasulullah untuk membersihkan mulut seperti dalam Hadits riwayat Bukhari berikut:

Dari Huzaifah ibnul Yaman Radhiyallahu 'anhu dia berkata: "Adalah Rasulullah jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak."

Sasha mempunyai dua produk, yaitu:
1. Sasha Halal Toothpaste Whitening (double repair protection)
Pasta gigi dengan kandungan utama berupa siwak, lemon dan garam yang dapat membuat gigi tampak lebih putih alami dan kuat. Dikemas dengan warna putih, dan berat 65 serta 150 gram, Sasha Whitening ini bisa jadi cara alami memutihkan gigi.

2. Sasha Toothpaste Herbal Antibacterial (natural antibacterial protection)
Dikemas dengan nuansa emas mengilap, dan pada tutup tube-nya diberi warna hitam, dengan berat yang juga sama dengan Sasha Whitening, yaitu 65 serta 150 gram. Sasha Herbal berbahan utama siwak dan ekstrak daun sirih untuk menjaga nafas tetap segar.


Kenapa Sasha dikatakan produk halal? Apa pasta gigi yang mengandung siwak saja otomatis dikatakan halal? Nope! Bukan semata karena ada kandungan siwak di dalamnya ya teman-teman. Selain sudah mempunyai label halal dari MUI, pasta gigi Sasha ini tidak mengandung alkohol dan bahan yang berasal dari hewan. Proses dari mesin hingga bahan-bahan produksinya pun halal. Insyaallah selalu terjaga.

Pengalaman Menggunakan Pasta Gigi Sasha
Tiba saatnya saya bagikan pengalaman saya menggunakan pasta gigi Sasha. Produk Sasha manakah yang saya gunakan? Saya menggunakan dua-duanya saudara-saudara... hehe..

Jangan protes, saya kan sudah ngaku sejak awal bahwa saya penasaran dengan Sasha ini. :D

Kesan pertama dari bentuknya yang imut-imut membuat saya berpikir bahwa kemasan kecilnya asyik banget buat diajak traveling. Untuk rasa pasta gigi (kita pasti bisa merasakannya saat sedang menggosok gigi), saya tidak menemukan ada rasa yang menonjol atau kuat, bahkan saya rasa cukup nyaman untuk digunakan anak-anak karena tidak ada rasa pedas yang sering kali membuat anak malas menggosok gigi.

Seperti juga rasanya, kedua jenis produk Sasha tidak mengeluarkan aroma yang menusuk, lembut banget sih kalau kata saya, padahal kan ada ekstrak daun sirih yang kita kenal mempunyai bau tajam. Setelah gosok gigi dengan pasta gigi Sasha juga rasa kesetnya beda dengan pasta gigi yang selama ini saya pakai. Berasa pengen hijrah deh kalau gini. :D

Gimana? Gimana? Setelah baca pengalaman saya menggunakan Pasta Gigi Sasha teman-teman tertarik gak buat cobain? Yuk ganti pasta gigimu sekarang dengan Sasha Pasta Gigi Bersiwak. Waktunya Hijrah!


#WaktunyaHijrah #SashaHalalToothPaste #PastaGigiHalal #Bersiwak #SunnahNabi #ProdukHalal

Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...