23 Jan 2017

3 Foto Instagram Paling Berkesan

Dizaman kekinian, aktivitas sehari-hari sepertinya tidak bisa lepas dari interaksi di media sosial. Bangun pagi selain melihat jam di HP, lanjutannya pasti gak jauh-jauh dari mengecek pemberitahuan atau update terbaru dari media sosial yang kita punyai.

Berbicara tentang media sosial, Instagram adalah salah 1 media sosial yang juga saya manfaatkan hampir setiap hari, walaupun tidak selalu mengunggah foto, tapi minimal saya buka untuk memberikan like kepada foto teman, maupun aktivitas follow (mengikuti) akun Instagram lainnya.


Satu kesamaan dari seluruh akun media sosial saya adalah saya tidak megikuti akun para artis kecuali ada pesan kebaikan yang disampaikannya, khusus untuk Instagram kebanyakan yang saya ikuti tentu saja para bloger dan akun-akun inspiratif lainnya, baik itu foto yang dibagikan atau keterangan pada foto yang bisa menjadi pengingat atau memotivasi pembacanya. Selebihnya adalah akun keluarga ataupun teman-teman saya. Jadi kalau saya kurang update masalah artis dan dunia pergosipan, itu memang pilihan saya. :)

Saya lupa kapan tepatnya membuat akun Instagram, kalau mau merujuk pada foto pertama, foto yang pertama kali saya unggah adalah pada tanggal 12 Februari tahun 2013. Sampai saat ini saya sudah mengikuti 520 orang, diikuti oleh 600 orang dan baru memposting 112 foto. Sedikit ya untuk kurun waktu 3 tahun? Bukan tanpa alasan sih, sebelumnya saya lama vakum dan membiarkan Instagram saya menganggur, karena malas mengunggah foto diri.

Tapi akhirnya saya kembali ke jalan yang benar aktif di Instagram saat liburan bulan Desember 2014, saya sadar foto Instagram tidak melulu harus foto berisikan wajah saya. Saya bisa menyalurkan hobi fotografi saya melalui aplikasi itu meski hanya bermodalkan HP untuk memotret.  

Keindahan yang diabadikan di dalam foto jelas tidak akan menggambarkan sepenuhnya keindahan yang terlihat, karena kamera terbaik tetaplah sepasang mata yang dianugerahkan Allah untuk kita. 

Tapi, keindahan alam itu harus dibagikan, apalagi jika akun saya bisa bantu mempromosikan keindahan alam Indonesia dan Sulawesi Tenggara sebagai kota kelahiran saya khususnya. Itu misi utama Instagram saya. Tapi tentu saja saya juga senang berbagi momen berkesan yang saya rasakan melalui foto. :)

Seluruh foto tentunya punya cerita dan kesan tersendiri, tapi jika harus memilih 3 saja, saya akan memilih 3 foto di bawah ini untuk mewakili Kisah Foto Instagramku:

1. Foto favorit bersama kakek (29 November 2013)
Foto saat saya sedang bercanda dengan kakek itu adalah foto ketika kakek (Ayahnya Mama) masih tinggal di rumah saya. Kakek saat itu sudah berumur 90-an, ingatan beliau sudah terkikis dan perilakunya sudah kembali seperti anak-anak. Tapi kakek memang berpembawaan ceria, sekalipun pikun, kakek dapat merespon candaan kami dengan baik dengan ikut tertawa lepas bersama kami.

Selalu rindu kakek, terutama karena kakek juga meninggal saat saya harus geladi Wisuda Oktober tahun 2014 lalu. Kakek meninggal di Pulau kelahirannya dan saya tidak bisa hadir sekalipun rela meninggalkan wisuda. Well, it' was a sad graduation actually. :(

2. Foto bersama sahabat dekat (27 November 2016)

Salah satu momen sedih adalah melepas sahabat pergi jauh dari jangkauan mata. Foto diatas adalah momen sehari sebelum salah satu sahabat saya harus pindah tugas, kembali ke kota kelahirannya, Malang. Ikut senang tentu saja, tapi rasa sedih juga tidak bisa disembunyikan. Kami sayang, kami merasa kehilangan dan tetap ingin saling memberi support satu sama lain. Itu yang ingin coba saya sampaikan melalui keterangan foto tersebut.

3. Foto sampah di Telaga Menjer
Banyak foto yang berkesan, apalagi tentang keindahan alam. Tapi foto ini menjadi berkesan dan memang sengaja saya ambil untuk meninggalkan pesan bahwa meninggalkan sampah setelah menikmati keindahan alamnya itu adalah perbuatan tidak tahu terima kasih. Sekalipun ada petugas kebersihan kewajiban pengunjung tidak serta merta gugur dalam menjaga kebersihan tempat yang didatanginya. Duh kan.. jadi berapi-api lagi saya. Haha..

Itu dia 3 foto paling berkesan sejak saya mulai mengunakan Instagram. Teman-teman punya kisah apa dibalik foto-foto Instagram yang sudah diunggah?


Read more

22 Jan 2017

Jenis-jenis Rumah yang Murah Untuk dibeli

Banyak orang yang melirik untuk tinggal di daerah-daerah seperti Surabaya, Bandung, Semarang dan sekitarnya. Hal tersebut menjadikan banyaknya sebuah perumahan yang dibangun dengan memberikan pemandangan yang bagus. Tetapi harga yang ditawarkan kadangkala menjadi sebuah penghambat untuk memiliki sebuah rumah dikawasan kota berkembang ini.


Namun, bagi teman-teman yang ingin memiliki rumah tetapi tidak memiliki dana yang memadai, ada beberapa jenis rumah yang biasanya dijual murah. Berikut beberapa jenis rumah yang dapat dibeli dengan harga yang relatif murah:

1. Rumah lelang
Rumah pertama yang dapat dimiliki dengan harga yang murah adalah rumah dijual di Surabaya secara lelang. Biasanya rumah yang dijual dengan cara lelang dijual karena pemilik yang tidak mampu membayar kredit rumah yang sudah di janjikan. Hal ini menyebabkan penyitaan rumah dan dijual dengan harga yang murah.

Harga rumah yang dijual dengan sistem ini pun terkadang memiliki nilai jual yang rendah dibanding harga pasar. Jadi tidak perlu takut terlebih dahulu untuk membelinya, cukup mencari informasi yang lengkap saja.

2. Rumah tua
Rumah selanjutnya yang dapat didapatkan dengan harga murah yakni membeli rumah tua. Rumah tua ini maksudnya rumah dengan struktur bangunan yang dibangun sudah sangat lama tetapi masih dalam kualitas layak huni. Sebelum membeli rumah tua tersebut teman-teman sebaiknya terlebih dahulu menanyakan secara detail mengenai alasan rumah itu dijual, pernah mengalami berapa kali renovasi, dan pertanyaan lainya yang dapat ditanyakan kepada pemilik maupun tetangga sekitar.

Karena harga rumah yang relatif lebih murah dibanding dengan rumah baru, rumah tua dapat menjadi salah satu alternatif dalam memiliki rumah di wilayah kota. Jika diperlukan, rumah ini bisa direnovasi secara bertahap.

3. Rumah di pinggiran kota
Rumah selanjutnya adalah rumah murah yang berada di pinggiran kota. Sebelum membeli rumah pinggiran kota teman-teman dapat memperhatikan beberapa aspek, seperti aksesnya terhadap fasilitas umum maupun bangunan sekolah maupun pemerintahan yang mungkin akan sering teman-teman kunjungi. Ini dapat menjadi sebuah pertimbangan untuk membeli rumah. Tetapi karena harganya yang jauh lebih murah dibanding dengan di kota, rumah pinggiran kota dapat menjadi salah satu alternatif dalam memiliki rumah yang murah, terlebih jika aksesnya juga tidak begitu jauh untuk mencapai fasilitas umum.

Demikian beberapa jenis rumah yang dapat teman-teman dapatkan dengan harga yang relatif murah. Semoga artikel ini bermanfaat. :)
Read more

21 Jan 2017

4 Langkah Permulaan dalam Menjual Rumah

Penjualan rumah dijual di depok merupakan perkara yang sedang naik daun. Hal ini karena rumah merupakan salah satu aset properti yang tidak dapat merugikan pemiliknya. Justru setiap tahun harga penjualan sebuah rumah maupun aset properti yang lain dapat naik beberapa kali lipat dari tahun tahun sebelumnya.

Berikut yang dapat teman-teman lakukan sebagai permulaan sebelum menjual rumah.

1. Kualitas bangunan
Langkah pertama yang bisa dilakukan jika ingin menjual rumah adalah dengan mengecek kualitas bangunan yang akan dijual. Hal ini sangatlah menentukan karena calon pembeli tentu saja ingin mendapatkan yang terbaik untuk dirinya.

Jika memang terdapat kekurangan terhadap kualitas bangunan, teman-teman bisa melakukan langkah penting selanjutnya.

2. Melakukan renovasi
Lakukan beberapa renovasi terhadap rumah yang hendak dijual. Tetapi sebelum melakukan renovasi ada kalanya kita perlu memperhatikan budget yang dimiliki, begitupun dengan kisaran harga penjualan rumah nantinya. Karena tentunya penjualan rumah ini nantinya diharapkan mendatangkan keuntungan tapi juga membuat pembelinya tidak merasa dirugikan.

Dalam melakukan renovasi tidak perlu mengeluarkan budget yang sangat banyak. Cukup dengan beberapa renovasi sederhana kita dapat menaikan presentasi penjualan agar cepat laku oleh calon pembeli. Seperti melakukan beberapa pengecatan ulang di bagian tembok yang terlihat kusam, mengganti atau memperbaiki plitur pintu maupun jendela. Dan renovasi lainnya yang sekiranya tampak dilihat oleh calon pembeli.

3. Melengkapi beberapa dokumen rumah
Selain dua hal di atas, teman-teman dapat pula melengkapi beberapa dokumen rumah yang hendak dijual. Hal ini kadang sangat penting mengingat beberapa calon pembeli sangat meemperhatikan legalitas rumah yang hendak mereka beli.

Selain mengurangi dampak beberapa penipuan yang terjadi, hal ini dapat menjadi kelebihan rumah  karena dokumen rumah sudah siap dan calon pembeli tidak perlu repot melengkapi dokumen sendiri.

Baca juga: Tips Jual Beli Rumah yang Aman

4. Lakukan Survei Harga
Sebelum menjual rumah, teman-teman sebaiknya juga melakukan survei harga dibeberapa tempat maupun agen properti disekitar lingkungan rumah yang akan dijual. Terkadang melakukan hal ini sangatlah penting dalam menentukan harga jual rumah ini nantinya.

Hal yang meliputi tentang survei ini nantinya dapat berupa lokasi yang strategis, apakah dekat dengan beberapa layanan umum seperti pasar, sekolah ataupun perkantoran. Karena gal-hal tersebut menjadi dasar penting bagi beberapa calon pembeli dalam menentukan rumah yang hendak mereka beli.

Untuk menambah nilai jual, teman-teman dapat memberikan beberapa bonus untuk calon pembeli, baik bonus berupa hadiah langsung atau hadiah tidak langsung seperti memberikan kemudahan dalam mengurus notaris rumah dan lain sebagainya.

Demikian empat langkah dalam melakukan penjualan rumah. Semoga bermanfaat :)

Read more

20 Jan 2017

Dilema Penumpang Tansportasi Laut

Memasuki tahun 2017, masyarakat Indonesia harus mendengar kabar duka dari lautan Indonesia, yaitu terbakarnya kapal wisata Zahro Express yang sedang dalam perjalanan menuju Pulau Tidung yang terletak di Kepulauan Seribu. Korban meninggal dan luka-luka. :(

Berbagai spekulasi muncul terkait penyebab terbakarnya kapal wisata tersebut, mulai dari kelebihan muatan sampai adanya dugaan percikan api di mesin kapal. Saat ini Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki penyebabnya.


1 hal yang pasti dari kecelakaan kapal di awal tahun tersebut adalah pencarian korban dari Basarnas mengalami kesulitan karena jumlah penumpang yang tidak sesuai jumlah data yang tertulis.

Peristiwa yang terjadi pada Zahro Express adalah salah satu alasan kami bloger dari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengangkat tema transportasi laut sebagai bahan tulisan kami dalam Sultra Blogger Talk. Sebagai provinsi yang memiliki banyak pulau, kami cukup akrab dengan alat transportasi yang satu ini.

Tulisan lain tentang trasportasi laut ditulis oleh sahabat-sahabat saya di bawah ini, tentunya dengan pengalaman, sudut pandang dan gaya bahasanya masing-masing. :)


Oke.. kembali ke tema..

Zahro Express Hanya Contoh
Zahro Express sungguh hanya sebuah contoh untuk kita, banyak kapal yang beroperasi di perairan indah negara ini. Sekalipun jenisnya adalah kapal wisata namun regulasi yang ditetapkan tidaklah berbeda dengan regulasi terhadap kapal penumpang. Regulasi tetap harus dijalankan, apalagi tujuannya jika bukan keselamatan penumpang beserta awak kapalnya.

Yang paling terlihat dari bagian regulasi ini adalah jumlah penumpang. Sayangnya menurut saya hal ini jugalah yang paling sering diabaikan ketertibannya. Padahal jumlah penumpang bukan hanya urusan berapa keuntungan penyedia jasa pelayaran dan berapa perolehan pajak yang diterima pemerintah, tapi juga tindak pencegahan terhadap hal-hal yang tidak pernah kita inginkan di atas laut.

Penumpang
Menurut Pasal 40 Undang-undang No. 17 tahun 2008 tentang pelayaran:
Perusahaan angkutan di perairan bertangggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan penumpang dan/atau barang yang diangkutnya.
Untuk mendukung hal keselamatan tersebut tentunya penyedia jasa pelayaran sudah harus memenuhi standar laik laut yang telah ditetapkan. Kenyataannya? Kita harus jujur mengatakan bahwa kita masih butuh banyak berbenah. Dari banyak hal, sejak saya menulis tentang Carut-Marut Dunia Pelayaran tahun 2011 hingga sekarang, dengan semakin beragamnya layanan yang tersedia di atas laut, ada masa dimana uang selalu lebih menggiurkan, dan kita manusia lebih memikirkan ego masing-masing. Apa itu?

Mudik
Mudik sudah menjadi tradisi di Indonesia, di saat seperti inilah bisa dipastikan jumlah penumpang akan bertambah secara signifikan. Upaya pemerintah tentu sudah seringkali kita dengarkan di televisi; menambah armada kapal.

Bagaimana dengan di Sulawesi Tenggara? Sepengetahuan saya untuk trayek antar Kabupaten belum pernah ada penambahan. Akibatnya? Penumpang berdesak-desakan, berebut tiket, tempat duduk bahkan rela berjemur diatas kapal demi pulang kampung. Yang lebih parah bahkan bisa dibaca di tulisan saya tahun 2011 itu. How can you sit and enjoy your trip? :(.

Suasana di pelabuhan kapal cepat
Menegakkan Aturan
Saya banyak bertumpu pada urusan penumpang, karena hal ini yang menjadi tujuan utama pelayaran, sekaligus menjadi salah satu sumber masalah itu sendiri. Di satu sisi penumpang memang membutuhkan moda transportasi ini, namun di sisi yang lain, ada faktor keselamatan yang cenderung diabaikan, baik dari pengelola, pengawas (pemerintahan) maupun penumpang itu sendiri. Dilema yang tidak pernah bertemu jalan keluar terbaiknya.

Banyaknya jumlah penumpang tidak menghentikan kapal berlayar di masa-masa mudik, entah hari raya ataupun disaat liburan. Tidak ada masalah jika batas maksimal penumpang diperhatikan, tapi seringkali masalah ini justru diabaikan.

1. Penumpang harus sadar akan keselamatannya
Ini yang saya katakan bahwa manusia cenderung memikirkan egonya masing-masing. Sudah tahu kapal penuh, seat habis, tapi tetap saja bersikeras harus menaiki kapal tersebut. Bahkan kadang memilih untuk membeli tiket di atas kapal. FYI, selama ini pemeriksaan tiket berlangsung saat kapal sedang berlayar. Masalah pencatatan data penumpang? Tentu saja diabaikan!

2. Batasi penumpang sesuai aturan
Selama ini, pihak loket masih menjual tiket dengan label "non seat" hal ini menurut saya yang membuka celah-celah harapan penumpang untuk bisa menaiki kapal walaupun seat sudah habis.

Oke mungkin ya kalau ada urusan kedukaan atau urusan urgen lainnya, pihak penanggung jawab bisa memberikan toleransi, tapi tetap tidak mengabaikan keselamatan penumpang lain yang sudah taat ataupun berusaha membeli tiket sebelum kuota tempat duduknya habis.

Intinya aturan harus ditegakkan, pemerintah pasti sudah mengatur ini. Tinggal kerja sama antara pihak pemerintah, penyelenggara jasa dan tentu saja penumpang.

***

Duh.. unek-unek saya tidak habis kalau urusan seperti ini, soalnya saat tugas di kabupaten dulu saya langganan bolak-balik dengan kapal laut dalam kurun waktu 7 tahun 11 bulan. Bahkan setelah pindah di provinsipun, beberapa kali saya masih harus menggunakan alat transportasi ini.

Baca juga: Suka Duka Menaiki Kapal Malam

Saya cukup tahu bagaimana bisnis itu dijalankan.

Saya cukup tahu bagaimana menderitanya jadi penumpang dengan tiket "non seat"; kadang diberi kursi plastik, lebih sering duduk di anak tangga antar ruangan kapal.

Saya cukup tahu bagaimana rasanya dibohongi oleh penumpang yang tidak berhak atas kursi yang sudah menjadi hak saya.

Saya tidak ingin lebih banyak orang merasakan hal-hal membahayakan dan tidak nyaman dan  di atas kapal laut sana. Bukankah penumpang yang sudah membayar berhak menikmati perjalanan yang aman dan nyaman?

Read more

18 Jan 2017

Tips Jual Beli Rumah yang Aman

Setiap orang pasti memiliki impian untuk bisa membeli rumah dijual di Bandung. Dengan berbagai
cara rumah bisa di beli dengan membangun dari nol, mengajukan KPR rumah dan yang paling praktis adalah dengan membeli rumah.

Rumah tidaklah sama seperti kendaraan, hal itu dikarenakan rumah tidak bergerak sehingga membutuhkan kelengkapan dan langkah-langkah yang lebih kompleks dibandingkan dengan jual beli kendaraan bermotor.


Maka, pemahaman yang mendalam perlu diberikan untuk pihak penjual dan pembeli sebelum melakukan transaksi jual beli rumah, sehingga hal hal yang tidak diinginkan seperti kasus penipuan minim terjadi. Jadi untuk teman-teman yang mungkin sedang berniat membeli atau menjual rumah, tips berikut mungkin bisa membantu.

Berikut tips dalam jual beli rumah yang aman:

1. Melakukan pemeriksaan mendetail pada tanah dan bangunan yang akan dibeli
Sebelum melakukan pembelian rumah ataupun tanah ada baiknya calon pembeli untuk mendatangi langsung lokasi rumah yang akan dibeli, hal ini untuk memastikan lokasi sekitar rumah, kondisi bangunan dan luas tanah. Calon pembeli juga dapat memastikan apakah pemilik sebelumnya sedang melakukan transaksi atau menyawakan rumah dan tanah kepada pihak lain atau tidak.

2. Cek surat kelengkapan resmi serta pajak bumi dan bangunan (PBB)
Setelah melakukan pemeriksaan secara fisik hal lain yang dapat dilakukan dalam melakukan jual beli adalah dengan memeriksa kelengkapan dokumen rumah seperti sertifikat tanah, PBB,  di kantor pertanahan setempat. Hal itu dapat mengurangi kekhawatiran calon pembeli apakah pemilik sebelumnya telah melunasi semua tanggungan PBB hingga rumah tersebut dijual. Calon pembeli pun dapat memastikan apakah tanah dan rumah tersebut sedang dalam keadaan penyitaan, pemblokiran karena masalah hukum atau terlibat sengketa rumah atau tidak.

3. Buat Akta Jual Beli di kantor Notaris atau PPAT.
Hal yang paling penting dalam melakukan pembelian rumah yakni membuat perjanjian jual beli rumah dikantor notaris/PPAT yang memang berwenang untuk mengurusi hal tersebut. Hal ini untuk
mengantisipasi terjadinya persengketaan tanah dikemudian hari oleh saudara atau pemilik sebelumnya. Setelah Akta Jual Beli (AJB) jadi biasanya pihak penjual akan melakukan pembayaran
PPN sebanyak 5 persen dan calon pembeli membayar BPHTB sebesar 5 persen pula.

Demikian tips dalam melakukan Jual beli rumah dengan aman. Semoga bermanfaat. :)

Read more

16 Jan 2017

Mood Booster, Mengembalikan Suasana Hati Menjadi Ceria Lagi!

Akhir-akhir ini entah kenapa mood menulis saya sedang rendah. Tidak hanya menulis tapi juga blogwalking. Jadi sebut saja semangat nge-blog saya sedang rendah.

Baru awal tahun, saya sudah mangkir dari 2 jadwal menulis saya di blog ini dan 7 jadwal review film di blog lainnya. Buntu. Sekaligus sedih, seharusnya tidak begini.

Baru saja saya ingin membuat status "galau terselubung" di FB, tapi untungnya jadi kepikiran untuk dijadikan tulisan saja. Thanks to my soul who is craving for a mood booster. Memang rasanya saya sedang butuh mood booster.


Mood booster secara sederhana bisa dikatakan sebagai hal-hal yang ingin kita lakukan saat suasana hati sedang kurang baik, umumnya bersifat positif dan berulang karena sebelumnya terbukti mampu mengembalikan suasana hati menjadi ceria lagi.

Here's mine:

1. Lari
Lari bukan hanya olah raga untuk saya, tapi juga berfungsi untuk olah jiwa. Yang sayangnya sejak Januari saya hanya bisa lakukan seminggu sekali.

Entah bagaimana, berlari bisa membuat saya menghilangkan capek saat bekerja, mood yang kurang bagus juga cukup bisa terusir dengan berlari. It work for me! Apalagi kalau larinya gak sendiri.

Baca juga: Run For Indonesia, Bukan Sekadar #KawanLari

2. Nonton Running Man (RM)
Running Man.. Reality show dari negeri ginseng yang sudah dimulai sejak tahun 2010. Sejak itu juga saya menjadikan RM tontonan yang wajib saya ikuti setiap episodenya.

Bukannya apa-apa, RM ini bisa membuat penontonnya tertawa terbahak-bahak menyaksikan para anggotanya memainkan sebuah permainan.

Dulu, saya pasti menonton seminggu sekali, tidak peduli sedang bad mood atau tidak. Tapi sekarang RM menjadi tabungan, saya sayang-sayang, akan saya tonton saat benar-benar butuh. Terlebih saat reality show ini sudah dikonfirmasi akan bubar. SAD! :(

3. Mengudap
Mood gak enak, beli gorengan yang ada sambalnya! Hahah.. ini kontras sekali dengan mood booster nomor satu ya.. Bakalan cepat banget efeknya kalau nomor tiga ini dipadukan dengan mood booster nomor satu atau dua, atau keduanya. Intinya saya suka mengudap! LOL

4. Belanja
Belanja saat mood sedang kurang bagus biasanya akan memperbaiki mood tapi merusak dompet! Hahah..

Kalau biasanya saya banyak pertimbangan, saat bad mood saya jadi lebih royal, terutama untuk diri sendiri (biasanya kalau lihat harganya mahal saya kepikiran duit segitu bisa beli macam-macam untuk adik-adik). Maka akan muncul istilah saya "merampok diri sendiri".

Tapi so far hasilnya bagus aja sih.. Samsung Note 10.1 yang saya beli tahun 2012 itu hasil merampok diri juga, tapi benar-benar jadi penghibur saya sampai sekarang. Bahkan sangat menolong untuk menulis artikel. :)

5. Nostalgia Lidah
Nah lho, apaan nih? Hihi.. Nostalgia lidah maksudnya memanjakan lidah dengan makanan kesukaan yang sudah lama tidak kita makan. Contohnya: Chicken Cordon blue. Saya makan ini tadi. :)

6. Bermain dengan Anak-Anak
Saya memang belum punya anak (lha iya, nikah aja belum :p) tapi, mungkin karena saya sangat suka dengan anak-anak, susana hati yang kurang baik bisa terlupakan kalau berhadapan dengan mereka.

Aura mereka itu positif banget sampai bisa menyingkirkan aura negatif yang mungkin sudah lama menggantung seperti awan hitam diatas kepala kita.

Siapa yang tahan dengan senyum polos menggemaskan dari anak-anak? :)

7. Tidur
Tidur kadangkala jadi cara ampuh agar bisa berpikir lebih jernih.. Terlebih akhir-akhir ini saya memang bawaannya selalu mengantuk. Kurang tidur memang mempengaruhi mood banget.. haha..

Itu tadi 7 hal yang selalu berhasil bikin suasana hati saya ceria lagi. Teman-teman punya cara yang ampuh untuk mengusir bad mood?

Read more

9 Jan 2017

7 Resolusi di Tahun 2017


Tahun 2016 sudah berlalu, tahun 2017 baru beberapa hari terlewati. Saat berada di awal, biasanya kita punya target atau ekspektasi tertentu terhadap hal yang kita inginkan.

Kita umumnya akan membuat sebuah resolusi, entah tertulis atau bahkan tidak tertulis. Tapi jauh di dalam hati, melalui doa dan tindakan, kita akan berusaha keras mewujudkannya. Begitupun saya, saya punya banyak hal yang ingin saya wujudkan tahun ini. Selain membawa harapan baru, saya juga merevisi resolusi yang belum bisa terwujud tahun lalu.

Apa saja resolusi saya tahun ini?


1. Menikah sebelum Ramadhan
Tahun lalu, entah kenapa di kepala saya muncul ide ini. Pengen nikah ah.. tahun 2017 nanti sebelum bulan puasa. Selanjutnyapun saya menyirami harapan saya itu dengan doa yang meluncur makin ke spesifik kepada sang pengabul doa. "Saya ingin menikah sebelum Ramadhan ya Allah.." doa itu selalu ada. Padahal calonnyapun belum ada. Hahaha..

Ya gapapa.. Itulah gunanya meminta kepada sang pengabul doa. Selalu percaya Allah itu Maha Baik. Apapun nanti hasilnya. :)

2. Memberangkatkan Mama Umroh
Ini yang saya maksud resolusi yang saya revisi. Tahun lalu ingin umroh berdua sama Mama. Tapi karena tahun lalu belum bisa kesampaian, rasanya saya harus memecah mimpi saya dulu. Yang penting berangkatkan Mama umroh dulu, Insya Allah rejeki saya akan menyusul. Siapa tahu nanti bisa bareng Mama. *Aamiin

Kenapa tidak bersama Bapak? Entahlah, saya melihat Bapak belum punya ketertarikan untuk berangkat, tapi kalau Bapak mau berangkat, Insya Allah, dengan senang hati saya mendahulukan mereka berdua. Orang tua senang, Insya Allah rejeki akan menggenang.

3. Membuat Passport dan Sim Motor
Ini urusan administrasi, tapi rasanya perlu mendapatkan perhatian. Bukannya apa-apa. Sim C saya sudah tidak berlaku lagi sejak 2 tahun. Bukannya sengaja, saya baru sadar tahun 2016 kemarin. Serius. Ckckck.. Dan ini perlu sekali saya jadikan resolusi, buktinya tahun lalu saya sudah ingin membuat SIM, hanya sebatas ingin, tapi realisasinya hanya 10% saja (baca: cuma nanya-nanya, dan kemudian dapat info kalau simnya sudah tidak berlaku harus buat baru lagi, tidak bisa perpanjangan lagi.). Makanya awal tahun ini harus segera terwujud. Ini wajib soalnya.

Sedangkan passport, saya ingin membuatnya untuk berjaga-jaga saja. mungkin ada rejeki bisa ke luar negeri (umroh juga kan?) jadi tidak repot lagi mengurus passport. Lagipula passport menurut saya bisa jadi motivasi untuk coba mengenal dunia, budaya dan kebiasaan di luar negeri sendiri, pasti banyak kebaikan yang bisa dicontoh.

4. Membeli Mobil
Ini sih keingin sejak jaman kapan, tapi baru akhir tahun lalu mulai menguat, makanya tahun ini saya jadikan resolusi. Simpel sih, tidak harus baru, yang penting gak ngutang. Tapi mendengar kenaikan biaya administrasi STNK dan BPKB di awal tahun ini saya jadi berpikir juga. But, let's see.. Siapa tahu memang ada rejeki, intinya sih supaya hasil kursus menyetir tahun lalu tidak hilang sia-sia. :)

5. Travelling
Tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya #Resolusiku2017 tetap ingin travelling, entah rejekinya ke mana, tapi Labengki, Tomia (Pulau-pulau cantik di Sulawesi Tenggara) dan Raja Ampat ada dalam daftar perjalanan saya. Semoga bisa terwujud.

6. Virgin Half Marathon di Bosowa Half Marathon
Ini adalah resolusi untuk menantang diri sendiri. Saya ingin mengikuti race untuk pertama kalinya. Kalau biasanya saya bisa berlari 5 - 9 Km sendiri ataupun bersama teman-teman, saya nanti ingin menantang diri dengan mengikuti salah 1 event lari terbesar di Sulawesi yaitu Bosowa Half Marathon yang setiap tahunnya diadakan di Makassar.


Semoga saya bisa mengikuti event yang dijadwalkan akan berlangsung tanggal 19 bulan Maret ini, saya yakin, pencapaian ini akan membawa pengaruh besar dalam hidup saya, terutama dalam hal pengalaman.

7. Lebih Berani Mengikuti Lomba Blog 
Ini juga salah satu resolusi ambisius saya. Mengapa saya sebut ambisius? Karena sebenarnya saya ini orangnya suka minder. Mungkin teman-teman lain sudah punya resolusi lebih tinggi yaitu memenangkan lomba blog, sedangkan saya, saya merasa harus mencicil dulu, memulai dari tahap awal.

Saya harus lebih berani mengikuti lomba blog, tidak kalah nyali duluan hanya karena melihat tulisan ataupun infografis dan video buatan teman-teman yang jelas lebih keren. Wes, pokoknya daftar dulu, urusan menang belakangan. Yang penting mental terlatih dulu. Sambil terus belajar membuat tulisan dan grafis pendukung yang lebih baik tentunya.

Itulah 7 resolusi saya di tahun 2017. Semoga semuanya bisa terwujud, bahkan lebih baik dari yang sudah saya tuliskan. 

Resolusi bukanlah batas, ia adalah titik awal agar kita berani bermimpi tanpa batas.  



Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...