Bismillahirrahmanirrahim...
Minggu lalu saya menyempatkan diri cetak buku tabungan setelah 2 bulan tidak dicetak, banknya jauh dari kantor bikin saya malas cetak buku, tapi sepertinya tidak juga, bank tempat gaji masuk juga saya malas cetak bukunya padahal banknya lumayan dekat dari kantor...sudahlah..intinya saya malas ijin keluar kantor..hihi..
Ada yang mengejutkan dari transaksi yang tercetak, yaitu adanya potongan sebesar Rp. 6.500 setiap kali saya melakukan transfer, kecil kan ya? Tapi yang jadi masalah adalah saya buka rekening di bank itu karna BEBAS BIAYA APAPUN, tapi apa-apaan coba? Setelah buka rekening bulan Agustus tahun lalu, ternyata sejak bulan April sudah ada pemotongan*Dan saya baru tahu akhir bulan Mei ini.Hiks, memang benar kata CS bahwa tidak mungkin pihak bank menelepon untuk memberitahukan kepada nasabah mengenai perubahan itu, lha iyalah tidak mungkin, orang di kantor daerah saja gak tau ada potongan itu, setelah melayangkan Formulir Permasalahan Kartu yang saya tanda tangani ke pusat baru mereka bisa memberi jawaban untuk apa potongan Rp.6.500 itu. Jadi potongan itu karena saya melakukan transfer melalui ATM lain. Ealah...
Mungkin karna tidak enak hati nasabahnya menunggu cukup lama untuk tau hasil pengusutan potongan itu, mbak CSnya berbaik hati mengisikan formulir ini, saya tinggal tanda tangan.hihi..
Brutal Memakai Kartu ATM
Saya termasuk brutal kalau pakai kartu ATM bank BI* ini, tarik tunai, transfer OL Shop, belanja di langganan, bayar arisan, isi deposit... bahkan bantuin teman transfer kalau yang ditujunya beda bank (biar dia gak kena biaya transfer). Bank tujuan apa saja di ATM mana saja saya hajar, lha sudah terbukti sesuai perjanjian bebas biaya kok, jadi kartu ATM bank BI* ini memang saya jadikan kartu sakti untuk segala macam transaksi saya. Wajar dong saya kaget kalau ada potongan sebesar itu dikaliin banyak pula setelah janji BEBAS BIAYA APAPUN yang diberikan... *Tolong jangan tanya potongan saya selama sebulan..haha..
Harus Sering Bertanya
1 Hal lagi yang baru saya tahu kemarin, bahwa nominal transfer dibawah Rp. 100.000 akan dikenakan biaya, sejak awal saya sudah kena..ingat kebrutalan saya kan? Waktu buka juga ga ada pemberitahuan. Ahh... saya di-PHP-in..hahah.. Pait..pait..pait... Ternyata yang tidak bisa dipercaya bukan hanya janji kampanye dan janji bang Toyib untuk pulang, bank juga gak bisa dipercaya, harus digali terus, ditanya terus, kapan pulangnya..eh bukan..ada perubahan pada ketentuan sebelumnya tidak?*Males banget kan yah?
Mempertimbangkan Untuk Putus Hubungan
Saya memang kecewa dengan kejadian kemarin, saya mulai mempertimbangkan untuk putus hubungan saja dengan nyamuk..eh..bukan..pihak bank, bukannya apa-apa, untuk tidak terkena biaya apapun saya diharuskan menjaga saldo minimal dan itu tidak sedikit. Kalau syarat yang sudah saya penuhi selama ini kemudian dibalas dengan penghianatan, apa saya harus bertahan? *Ampun Irr..lu ngomongin apa sih? Drama banget :D
"Yaudah kali Ir, transfer di ATMnya aja dong, gampang."
Ampun.. se-Kota Kendari ATM punya Bank BI* itu cuma ada 5, salah 1nya ya di kantor Banknya, cobalah ATMnya dimana aja ya? Mungkin pertimbangan ini ga bakal singgah di kepala saya. Bank apa dong yang ga ngeruk duit dari biaya administrasi dan transaksi-transaksi nasabahnya? Ada rekomendasi? (Saya sudah punya BRI)
Saya memang kecewa dengan kejadian kemarin, saya mulai mempertimbangkan untuk putus hubungan saja dengan nyamuk..eh..bukan..pihak bank, bukannya apa-apa, untuk tidak terkena biaya apapun saya diharuskan menjaga saldo minimal dan itu tidak sedikit. Kalau syarat yang sudah saya penuhi selama ini kemudian dibalas dengan penghianatan, apa saya harus bertahan? *Ampun Irr..lu ngomongin apa sih? Drama banget :D
"Yaudah kali Ir, transfer di ATMnya aja dong, gampang."
Ampun.. se-Kota Kendari ATM punya Bank BI* itu cuma ada 5, salah 1nya ya di kantor Banknya, cobalah ATMnya dimana aja ya? Mungkin pertimbangan ini ga bakal singgah di kepala saya. Bank apa dong yang ga ngeruk duit dari biaya administrasi dan transaksi-transaksi nasabahnya? Ada rekomendasi? (Saya sudah punya BRI)














