29 Jul 2012

Kalau Kursi Bisa Ngomong

Bismillahirrahmanirrahim...
Lagi duduk tenang di atas kapal cepat rute Kendari-Muna-Baubau, tiba-tiba pengen bahas tentang kejadian yang baru saja terjadi di depan saya...
Di hari ahad, hari ke 9 (ada juga yang ke 10) puasa 1433 H... Seorang penumpang laki-laki yang mungkin tidak memiliki nomor kursi yang nyaman untuk duduk (non seat red) sedang mencari kursi plastik yang memang disediakan untuk mereka, mungkin karna tidak dapat kursi yang nganggur dia akhirnya dengan sopan meminta ke seorang perempuan berjilbab (entah ibu,entah cewek gaul atau apalah) yang terlihat memegang banyak gadget canggih untuk meminta kursi plastik yang dipakainya untuk mendudukkan tas ranselnya...karna suasana yang lumayan bising, saya kurang begitu jelas mendengar detail percakapan mereka, yang jelas beberapa kali laki-laki itu mencoba menjelaskan kenapa dia butuh kursi itu..tapi hasilnya laki-laki itu harus menelan ludah dan pergi dengan wajah tidak percaya...sementara perempuan itu tetap asik bermain dengan gadget canggihnya..
Miris saya liat kejadian tadi..sekaligus kasihan juga dengan laki-laki yang walaupun boleh dibilang masih muda itu mungkin masih kuat dia berdiri saja, 3,5 jam kalau sampai Kab. Muna dan 5,5 jam kalau sampai Kota Baubau..atau mungkin duduk saja dilantai tangga..Tapi apalah arti ransel dibanding membantu orang lain mendapatkan kenyamanan selama pelayaran yang tidak cepat ini? Mungkin ranselnya masih banyak berisi gadget canggih..laptop mungkin? Hehe..sama saja dengan ransel-ransel lain yang ditaruh di pangkuan atau di hadapan tempat duduk penumpang, walaupun di lantai tapi malah lebih stabil berdiri bahkan lebih aman walaupun tidak dalam pengawasan, karna tertidur misalnya...
Ya..saya mengerti..itu hak..tapi koq rasanya ada norma yang gawat akibat tak terawat, mendahulukan yang tak bernyawa dibandingkan yang bernyawa, semoga ini menjadi pengingat, terutama untuk diri saya sendiri untuk lebih peka lagi pada sesama, kenal maupun tidak kenal, kita sama-sama makhluk Allah, berapapun harga yang tak bernyawa, akan selalu lebih berharga yang bernyawa..dan kalau berbicara masalah hak..jelas laki-laki tadilah yang lebih berhak duduk di kursi..Wallahu'alam..
Kursi..Seandainya kamu bisa ngomong, kamu pilih ransel atau manusia? Hehe.. :D

Powered by Telkomsel BlackBerry®




Read more

5 Jul 2012

Lemah Hati

Bismillahirrahmanirrahim...

Lama gak nulis, gak tau kenapa hari ini pengen nulis, mungkin masih kebawa mellow dikantor sore tadi plus suasana hujan seharian yang juga mendukung..jadilah saya kerajinan ngetik postingan ini sambil nonton...

Lemah hati...akhir-akhir ini rasanya saya memang mengalaminya..setara dengan lemah fisik alias sakit yang sedang rajin-rajinnya mampir di badan yang entah kenapa selalu dalam masa pertumbuhan ini *mestinya malu sama umur :p *hehe...tapi disamperin sakit sudah biasa saya alami, makanya saya menganggap lemah hati ini lebih berbahaya..saya..rasanya jadi gampang mellow dan gampang merajuk pada Tuhan, kalaupun saya mengeluh, biasanya saya buat menjadi pembicaraan yang konyol biar ngeluhnya tersamarkan...teman-teman jadinya lebih fokus ke kekonyolan yang saya bicarakan...and I like it...saya malah terhibur dengan kekonyolan berjama'ah itu :D. Tapi akhir-akhir ini...setiap kali sakit saya jadi ingin sekali segera pindah..saya bukannya tidak bersabar selama 7 tahun 5 bulan ini kalau sakit dan harus mengurus diri sendiri, kalau sudah tidak bisa bangun harus meminta tolong ke teman atau ibu kost dengan perasaan tidak enakan...saya bukannya tidak terurus oleh orang tua, tapi setiap kali sakit saya memang tidak pernah bilang, bagaimana saya tega melapor kalau setiap sakit ratusan Kilo Meter di sana mama jadi tidak enak makan karna khawatir??? Mungkin saya juga sudah sangat ingin pindah dari sini, ada hal-hal yang membuat saya tidak nyaman, saya tidak ingin membenci, jadi sebaiknya saya pindah...Huahhh..saya harap semudah itu kepindahan saya, tapi saya tetap harus bisa nerima kenyataan.."Ini bukan kantor emakmu Ir!!" :D

Wuahh..curcolnya panjang sekali!!hehe..maaf..lama gak nulis saya malah curcol..gak sopan..abaikan saja...Insya Allah lain kali saya akan kembali dengan tulisan ceria :)

Gud Night...


Powered by Telkomsel BlackBerry®
Read more

13 May 2012

Memperbaiki Rezeki | Rangkuman MTGW

"Akuilah uang itu penting, bukan untuk menyombongkan diri tapi untuk membantu sesama..
Jadilah orang baik yang kaya..jangan sampai orang jahat menjadi kaya dan membuat kaya itu menjadi buruk."

"Jangan berkecil hati saat Tuhan belum menjawab do'amu..karna Tuhan tau kau tidak akan menjadi lebih baik."

"Kepantasan untuk diberi itu juga termasuk kepantasan setelah menerima.Akan menjadi lebih baik atau tidak."

"Permintaan yang terindah adalah permintaan yang tidak pernah dikatakan."

"Meminta maaf kepada manusia dan Tuhan, mengembalikan kepantasan kita untuk menjadi pribadi yang suci."

"If you're doing the same thing, you will be the same person."

"Penghormatan terhadap sumber rezeki tidak boleh dikecilkan, jangan batasi dengan kata 'hanya' , 'cuma' , 'biasa'dsb."

"Semua orang yang berhasil adalah orang yang menggunakan semua yang ada di dirinya."

"Saya tidak mengajarkan kebencian,tapi jika harus membenci, bencilah kerata-rataan."

"Orang yang memberikan nasehat harus memenuhi 2 syarat:"
1.Sudah pernah mengalaminya
2.Harus ikhlas mengalaminya.


"Banyak orang memaki kemarahan, padahal kemarahan adalah kesempatan indah untuk bersabar."

"Orang yang marah,karna dinistai,disakiti ataupun dilukai tapi bersabar adalah orang yang indah."

"Didalam Keberhasilan maupun kegagalan..dikeduanya ada peran Tuhan."

"Kekurangan adalah ujian sementara bagi yang akan dilebihkan."

"Menikah memberikan potensi rezeki yang lebih baik..karena didalam penyatuan itu rencana Tuhan akan menjadi utuh."

"Apapun yang akan kita lakukan..tanyakan..apakah ini akan menyenangkan Tuhan? Jika tidak..Tinggalkan!"

"Apapun perkataan atau pendapat orang lain terhadap diri kita...tidak penting..mereka hanya sementara.
 Hubungan kita dengan Tuhanlah yang permanen!!"

"Tindakan adalah separuh dari doa."

"Jangan terpaku pada permintaan yang kita buat..ada yang lebih penting..yaitu hal-hal yang telah diberi Tuhan tanpa kita minta."

"Penghargaan orang lain adalah dari yang sudah kita lakukan, bukan dari yang kita pikir bisa kita lakukan."

"Tuhan tidak akan merubah nasib seseorang, jika ia tidak merubah nasibnya sendiri. Maka jika nasib anda belum berubah..jangan katakan nasib anda buruk..karna sesungguhnya upaya andalah yang buruk."

"Penggunaan ilmu lebih penting dari ilmu itu sendiri."

"Jangan berfikir hanya untuk bekerja, tapi berfikirlah untuk mempekerjakan orang lain."

"Berdoa saja sudah indah, apalagi hidup dari keindahan doa..banyak hal-hal yang kita nikmati sekarang adalah bukan hal-hal yang kita minta. "

"Kita boleh meminta, tapi serahkan sepenuhnya kepada Tuhan apa yang akan diberi-Nya."

"Kelembutan hati anda akan memanjangkan nafas anda dalam menghadapi hidup yang tidak mudah ini."

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Read more

10 May 2012

Bergaul Dengan Minyak Kayu Putih

Bismillahirrahmanirrahim...
Lama gak nulis..Iya..saya tau saya bahkan gak main ke blog temans..Butuh passion membaca yang besar buat saya untuk bisa benar-benar memahami isi tulisan temans yang tentunya gak sekedar tulisan biasa..padahal saya tahu, bahwa dengan membaca, ide bisa bermunculan, tapi memang passion menulis saya yang kurang ada even besar yang bisa jadi tulisanpun sa ya lewatkan hanya dengan bikin status kecil-kecilan di Bbm..Emang dasarnya moody+malas sih ya..jadi maafkan saya atas kemalasan saya temans *bungkuk badan*

Ngomong-ngomong tentang kemalasan saya, entah kenapa tiba-tiba saya pengen nulis tentang minyak kayu putih..mungkin saya sedikit excited dengan khasiatnya. "Helloooo..kemana aja selama ini??" Pasti ada a̐Ja̐ yang bakal komentar seperti itu :D. Yaaa..Entah ndeso atau bagaimana, akhir-akhir ini, kalau masuk angin atau yang di Inggris sana disebut Enter Wind :p, saya pasti nyari minyak kayu putih untuk dioleskan ke perut, ga perlu repot nahan kembung plus ga ngerepotin ibu kost buat ngerokin :D. Padahal dulu mungkin bisa dibilang saya menganggap enteng minyak kayu putih *maafkan saya para minyak kayu putih mania* pasalnya ga berasa apa-apa di badan saya, saya lebih senang pake balsem panas, seperti G*liga, panasnya nendang, tapi emang ga bisa ngeluarin angin yang habis enter tadi.hehehe :D


Soo...kenapa sekarang bergaul dengan minyak kayu putih? Awalnya..sering ngobrol dengan teman saya yang dari Jawa katanya di gosok pake minyak kayu putih aja, trus saya bilang aja gak berasa kalo pake itu. Trus katanya, menurut pengalaman dia, kalo digosok minyak kayu putih trus berasa rada anget di perut, berarti bener masuk angin, kalo nggak ya gak berasa apa-apa. Saya cobain..dan bener!! Terasa hangat trus kembungnya terus berkurang! Dan entah kenapa merasa orang-orang Jawa adalah anggota minyak kayu putih mania :D , no offend ya temans..soalnya kalo saya bilang sakit ini..sakit itu..ibu kost en temans asal Jawa selalu menyarankan minyak kayu putih :D. Thanks to them yang udah menyadarkan saya tentang khasiat minyak kayu putih :)

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Read more

19 Apr 2012

Bahasa Inggris dan Hitung - Hitungan

Bismillahirrahmanirrahim...

Hmmm..Judul tulisannya agak-agak gimana gitu ya?Mau cari yang unik tapi koq ga dapet.hihi..Jadi lanjut aja deh...Seperti judul tulisan ini, saya ingin nulis tentang peran bahasa Inggris dan hitung-hitungan dihidup saya, kenapa? Hmm...awalnya sih biasa saja..tapi waktu masuk ke SMA 'tiba-tiba' saya menjadi orang yang sedikit diperhitungkan di kelas untuk mata pelajaran bahasa Inggris, padahal waktu SMP saya tenggelam ditengah kemampuan teman-teman yang lain, jadilah 'harapan' teman-teman itu memotivasi saya untuk terus belajar, malu juga kalau ditanya tapi gak tau, bahkan walaupun guru gak ngasih PR(kalau dulu pake LKS), saya akan dengan senang hati membuka kamus dan mengerjakan lembaran-lembaran LKS sambil santai dirumah*anehnya kalo pelajaran lain saya tidak seantusias ini :p*.

Saat penjurusan(masuk kelas 3), sayapun dengan senang hati ingin memasuki jurusan bahasa, tapi saat berkonsultasi dengan orang tua, dua-duanya jelas menentang dan menginginkan saya mengambil jurusan IPA dengan alasan: kalau mau kuliah mengambil jurusan apapun bisa, tapi kalau jurusan bahasa terbatas. Ya...karna alasannya cukup masuk akal, sayapun menurut dengan melepaskan kesempatan saya untuk gak bertemu dengan yang namanya hitung-hitungan :p. Bukannya benci, tapi memang kurang suka *emang beda ya? :))* dan pengumuman penjurusanpun kembali menakdirkan saya untuk tetap memompa otak saya dengan angka-angka...Oh, ya..di kelas 2 SMA saya sempat bekonspirasi dengan teman-teman saya untuk mengambil kelas yang sama untuk kursus bahasa Inggris di lembaga swasta bernama Ericos*sekarang entah masih buka apa sudah tutup :(*, level pertama kami kompak, eehh..pas masuk level kedua yang lain pada bubar, tinggal saya sendiri, Mr.Muin(pemimpin lembaga) bilang,kalau mau lanjut saya ikut di grup lain saja, tapi saya merasa kurang kenal dengan yang lain, jadi saya bilang mau berhenti saja, dibujuklah saya untuk tetap ikut tanpa harus membayar biaya kursus alias gretongan...setelah terbujuk 'the power of gretongan' :p sayapun lanjut ke level kedua dan setelah mendekati ujian menjadi kompak dengan teman-teman sekelas saat mendengar ujian kelulusan level kedua ini berbentuk presentasi: kabooorrr =)) *entah ada yang lanjutkan atau tidak, tapi setahu saya kami semua sudah takut duluan saat dengar materi ujiannya:D*
Kesempatan meninggalkan hitung-hitungan kembali terbuka lebar saat saya mengambil jurusan pendidikan bahasa Inggris, walaupun awalnya ingin mengambil jurusan Hubungan Internasional, saya akhirnya kembali mengalah dengan keinginan orang tua, kuliah dijurusan ini terasa sekali nikmatnya saat ujian, saya hanya belajar keras saat ujian grammar, selain itu saya gak perlu uring-uringan belajar, tapi takdir kembali berkata lain, belum cukup 1 semester saya kuliah Alhamdulillah saya lulus tes pegawai negri di instansi Badan Pusat Statistik *apa iniiii????=))*, jujur saya pernah bertanya pada diri saya sendiri; "apa mereka tidak salah meluluskan saya??" Tapi..kembali lagi saya percaya dengan keputusan 'Yang Di Atas' mungkin Ia mendengar niat saya setiap mau mengerjakan tes "SAYA IKUT TES INI UNTUK MENYENANGKAN ORANG TUA SAYA" lalu apa yang tidak mungkin bagiNya? :) , heyyy..apa hubungannya kelulusan saya ini dengan bahasa Inggris??? Sabar temans...inilah awal mula 'sakit' nya bahasa Inggris saya, walaupun bersyukur dengan kelulusan saya, harga yang harus saya bayar saat di tempatkan di pulau ini adalah punahnya lingkungan yang nyaman untuk setidaknya menjaga kesehatan berbahasa saya..*halahh :p*saya tidak punya teman untuk bercakap-cakap lagi, saya pernah mencari tempat kursus yang mengkhususkan pembelajarannya pada bahasa Inggris yang aktif, bukan sekedar materi ba bi bu...sayangnya gak ada, yang ada malah dikasih rejeki ngajar anak-anak SMA di sebuah lembaga kursus, awalnya gak pede, tapi karna berfikir ini kesempatan belajar, jadilah saya jadikan pekerjaan sambilan selama beberapa bulan dengan gak begitu peduli dengan sistem pembayaran gajinya..setidaknya anak-anak SMA itu selain menjadi teman belajar saya, juga bisa menjadi motivasi saya..:), oh ya..nasib saya bertemu hitung-hitungan juga belum selsai saat bekerja, tahun keempat bekerja saya ditugaskan untuk belajar di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik...sekali lagi saya harus mencoba menikmati jalan yang ditunjukkan Allah buat saya, untungnya cuma 1 tahun jadi...sedikit banyak bisa dianggap jalan-jalan dengan tidak mengesampingkan tanggung jawab tentunya :D

Dan sekarang, setelah beberapa tahun sejak proses belajar mengajar itu, kepunahanpun semakin terasa, pronounciation sudah kaku, grammar makin absurd, yang tersisa hanya sedikit kemampuan pasif, lumayan menolong kalau nonton film barat tanpa subtitle atau nonton film dengan subtitle bahasa Inggris, setidaknya masih ada sedikit rasa penasaran mencari arti dari kata-kata yang terasa asing...sampai sekarang, saya masih ingin belajar...kalau tidak menolong orang lain, setidaknya bisa menolong diri saya sendiri..atau mungkin bisa memotivasi temans juga untuk sama-sama belajar? :)

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Read more

7 Apr 2012

Dream High

Bismillahirrahmanirrahim...

Lama gak nulis en BW ke blog temans, jangankan BW, blog sendiri saja saya sudah lupa kapan terakhir nengoknya...Saya gak perlu beralasan karna saya memang moody...moody + malas *Duet maut untuk membunuh kreatifitas :'(*. At least..Saya enjoy dengan setiap momen yang terjadi, bahkan rasanya saya terlalu santai akhir-akhir ini :). Saya harap keadaan temans semua baik selama gak ber'sua' dengan saya *macam ngaruh aja! Haha :D*

Ow ya..membaca judul diatas bagi yang tau Drama Korea Dream High mungkin mengira saya akan membahas tentang drama yang banyak dinantikan bagian ke-2nya itu..Ya...sedikit banyak tulisan ini memang terispirasi dari kalimat yang terasa 'menyentil' di hati setelah selesai menonton drama itu sampai habis, bisa dijadikan motivasi, terutama buat saya yang kadang terlalu peduli dengan pandangan orang lain, yah..yang 'terlalu' emang gak baik...baiknya yang sedang-sedang saja :D *eitss..pasti ada yang tiba-tiba dangdutan dengan potongan kalimat terakhir tadi :p*..Ehemm.. :D Kembali ke kalimat yang menyentil tadi, kalau gak salah kalimatnya seperti ini:

"Saat kalian ingin bermimpi..kalian harus menutup mata terlebih dahulu. Jika kalian menutup mata, tidaklah penting bagaimana orang lain melihatmu. Hanya saat kalian menutup mata, kalian akan menemukan diri kalian yang sebenarnya, bukan yang dilihat oleh orang lain." 
 
Whoahh..I Love that long sentences !! Memotivasi dalam hal apa? Yah..gak usah jauh-jauh dulu lah..dalam hal menulis saja, banyak ide yang wara-wiri di kepala saya, tapi yang jadi tulisan hanya beberapa saja, kenapa? Karna saya merasa orang akan menganggap tulisan itu gak penting, takutnya dikatain "yang ga penting gini koq dijadiin tulisan?" Padahal saya suka menuangkan pikiran saya lewat tulisan, entah itu sekedar cara pandang, hikmah atau bertemu momen/info yang ingin saya bagikan juga buat temans.. Cerita yang mungkin bisa saya ingat detailnya dengan membaca ulang tulisan yang pernah saya buat...Rasanya saya pernah membaca motivasi sejenis ini di salah satu blog temans, tapi waktu itu koq cuma lewat yak?? *Mikir -_-"*
So...Dream High buat saya adalah kembali menulis, tanpa terbatasi oleh kekhawatiran saya sendiri tentang cara pandang orang lain...Tapi tetep dink..kalo nulis ga boleh tutup mata..tar ga jadi-jadi tulisannya, ya gak?? :p

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Read more

1 Feb 2012

7 Tahun di Perantauan... Betah???

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini, 1 Februari 2012, tepat 7 tahun saya dan 15 teman saya seangkatan diterima bekerja, karena menandatangani surat pernyataan bersedia ditempatkan dimana saja di wilayah RI, maka bertebaranlah kami di berbagai kabupaten, Alhamdulillah masih dalam 1 provinsi, saya, Rahma, Vitri, K'Awal, Asrul dan Jaya..3 pasang muda-mudi *halahh.. yang di tempatkan di Kabupaten Muna, dari kami berlima, hanya K'Awal dan Jaya saja yang memang menetap di kabupaten ini, selebihnya, merantau dengan meraba-raba karna beberapa dari kami memang belum pernah ke kabupaten ini...

Hari ini..Genap sudah 7 tahun, saya...untuk pertama kalinya tinggal jauh dengan orang tua, kalau ingat pertama kali mendengar nama tempat ini..waktu itu saya menangis, bagaimana tidak, membayangkan sekedar berkunjung saja ke tempat ini, saya tidak pernah..apalagi untuk menetap?? Ya..saya hanya bisa mengekspresikannya dengan air mata *maklum deh..7 tahun yang lalu saya masih 18 tahun :p , pertama kali tinggal disini dengan numpang di rumah Om *mari kita skip kisah numpang saya..It hurts!
7 tahun ini...banyak suka duka yang saya lalui diperantauan..tapi beberapa..atau sebutlah banyak orang men'cap' saya betah menetap di tempat ini...hanya karna saya jarang mengeluhkah? Hanya karna saya selalu terlihat ceriakah? Well...My life is not as easy as my smile... Saya hanya bisa membatinkan kalimat itu ke orang-orang yang bertanya, pertanyaan seperti itu sebenarnya kesempatan untuk mengeluh..atau..curhat?? Hehe..saya cenderung menjawab dengan senyum, tidak semua orang bisa menjadi tempat saya berbagi pikiran,meminta pendapat,apalagi mengeluh...sebisa mungkin saya ingin berbagi kebahagiaan, karna seperti juga kesedihan..kebahagiaan itu menular..so..untuk kenang-kenangan dan sekaligus menjawab pertanyaan itu..mari kita berbagi hal-hal yang menjadi hiburan saya di kabupaten yang minim hiburan ini :p

Kenapa saya betah di sini? Pertanyaan itu selalu terdengar lucu buat saya...makanya saya senyum saja, tapi..kalau benar ingin tahu, jawabannya simpel..pertama bersyukur..dan kedua pandai-pandailah menghibur diri :)) , saya..bagaimanapun bersyukur..walaupun harus merantau jauh ke pulau ini, tapi saya sudah bekerja, saya belajar mandiri, saya berusaha tidak menyusahkan orang tua lagi, saya biayai kuliah saya sendiri, sedikit-sedikit saya sudah bisa beri ke adik-adik saya apa yang tidak saya miliki dulu, saya...ya! saya harus banyak bersyukur karna lulus di terima di instansi ini tanpa harus membuat orang tua berhutang puluhan juta...ini saya, dengan ijazah SMA saya!!! Daaann..karna bersyukur itu memang tidak semudah ucapan..banyak godaan..terutama home sick!!! Makanya butuh opsi kedua..pandai-pandai menghibur diri..Alhamdulillah saya punya teman-teman yang kompak, internet daann drama Korea tentunya ! Haha..Kalau mulai jenuh, capek,home sick, sakit..merekalah penghibur hati yang fakir ini..hehe..

So..Saya betah?Ooo..Tidak bisssaa... Walaupun kekhawatiran tentang proses adaptasi di tempat kerja yang baru ada, kultur masyarakat di kota dan di desa juga beda *Saya sudah pernah cerita tentang pekerjaan saya yang cenderung berhubungan langsung dengan masyarakat. Saya juga punya keinginan dekat dengan orang tua, dekat dengan gerombolan teman-teman saya *gerombolan kok kayak jahat gtu yak?hags :p , dekat dengan fasilitas-fasilitas hiburan yang bisa mendukung melepas lelah.. Yahh..yang jelas saya punya harapan yang lebih baik kedepannya.. Apalagi dari 16 orang, Alhamdulillah 7 orang sudah kembali ke peradaban :p, saya juga ingin pindah...tapi surat permintaan pindah yang saya ajukan April tahun lalu belum bersambut sodarah..sodarah.. Entah memang lowongan tertutup seperti jawaban yang diberikan saat saya menghadap langsung di provinsi ataukah butuh alasan yang lebih 'kuat' untuk pindah?? *Mulai curcol neh :p . Yang jelas alasan saya untuk meminta pindah itu alasan yang seee benar-benarnya, memang ada beberapa yang mengajukan pindah dengan alasan yang 'kuat' di atas kertas tapi lemah pertanggung jawabannya saat sudah di Acc *Saya percaya hal ini tidak ada diangkatan saya. Panas juga sih kuping dengarnya, tapi biar hati gak ikut panas, saya percayai bahwa itu sudah rejeki masing-masing, urusan pertanggung jawaban, biar yang Maha Tahu yang menilai :). Karna dah curcol..sekalian deh, saya minta bantuan doa temans semua biar saya bisa pindah secepatnya..dikasih yang terbaiklah pokoknya :) *aamiin...

Yappp...hari ini..7 tahun sudah kita bekerja..untuk teman-teman seangkatanku...semoga selalu dalam lindungan-Nya saat bertugas, semoga selalu berkah tiap langkah dan goresan pena/pensil yang kita torehkan...yang lagi di peradaban dan katanya hari ini bikin perayaan kecil-kecilan di Prontoo, jangan lupakan teman-teman kalian di hutan ini..hehehe..mari saling mendoakan teman..karna kita..satu keluarga, bukan saingan yang harus gontok-gontokan apalagi saling iri... semoga pekerjaan ini bernilai ibadah..Sukses buat kita semua!!! ^_^

*Special untuk kakak-kakakku seangkatan... Baik yang mengayomi, ataupun yang suka ngerecokin saya... :p

Powered by Telkomsel BlackBerry®
Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...