28 Aug 2012

HAKku Kau Tahan Sedemikian Rupa, Bagaimana Perasaanmu? :)

Bismillah...
Angin kencang sekali di rumah tanteku di Kaledupa ini (KAledupa, bagian dari waKAtobi)..tak heran karna rumah ini memang berada tepat di pinggir laut..kalau boleh dibilang ini bahkan bukan pinggir..karna mereka membuat pondasi di atas laut, pinggiran rumah tante jelas tidak pernah kering..kiri-kanan, muka-belakangnya memang dikelilingi air laut :D
Sudah lewat jam 12, saya belum bisa tidur..selain suara angin yang membunyikan tenda dan air di sekeliling rumah, saya juga masih diskusi tentang kawan yang bersikap aneh akhir-akhir ini, sayang karena introvertnya kami harus mengetahui masalahnya dari orang lain..terlalu memprihatinkan..semoga semua baik-baik saja..Semoga Allah melindungimu..
Ahh..sempat juga saya memikirkan orang lain, padahal sebelum diskusi keprihatinan tentang kawan tadi, rasanya hati ini panas kalo ingat masalah sendiri..sebenarnya masalahnya sih bukan terletak pada saya, tapi karna orang lain menahan HAK saya, saya jadi panas juga..jangan tanya masalah KEWAJIBAN..selama semua sesuai aturan Insya Allah saya lakukan dengan penuh tanggung jawab, lain masalah kalo ada hal-hal yang dianggap tidak sesuai keinginan si penahan HAK..
Berbicara masalah penahanan HAK, saya bukannya menuruti panasnya hati..so far saya coba tenangkan pikiran dengan mencomot berbagai pikiran-pikiran positif dari setiap kewarasan saya..1 hal yang saya yakini dari kejadian ini adalah ketidak sadaran si penahan HAK bahwa bukan hanya hak saya dan orang tua saya saja yang dia tahan, tapi juga haknya sendiri untuk merasa nyaman...saya yakin Allah pasti memberi sinyal rasa 'gelisah' atas segala kesalahan yang kita lakukan, apapun jabatan kita, apapun tingkatan kecintaan kita pada-Nya, yang membedakan adalah..kedekatan hati kita dalam mengartikan sinyal tadi..cuek ataukah mengakui itu memang salah dan memperbaikinya..HAKku kau tahan sedemikian rupa, bagaimana perasaanmu? :)
Maka dalam safar ini selalu saya doakan agar Allah melunakkan hatinya (hatinya yaaa..bukan tulangnya!!) *presto kali ahh :p * dan agar saya juga diberi kesabaran menghadapinya..Laa haula wala Quwwata illa billah..
*Maafkan postingan serius di Wakatobi ini..Cerita serunya Insya Allah nanti kalo dah sempat main ke Hoga Islandnya yak :D
Powered by Telkomsel BlackBerry®




1 comment:

Terima kasih sudah membaca, mohon untuk tidak berkomentar sebagai Unknown atau Anonymous. Komentar dengan link hidup dan broken link akan dihapus, jadi pastikan untuk mengetik alamat blog dengan benar ya. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...