30 May 2016

Kawat Gigi, Sariawan dan Obat Kumur

Bagi teman-teman kantor tempat saya bekerja di Kabupaten dulu, sariawan itu identik dengan saya. Bukan Irly kalau tidak sariawan. Parah.. Pasalnya sekali sariawan saya bisa langsung beternak minimal 2 buah sariawan dengan ukuran yang besar-besar.. Ah.. Perih sekali membayangkannya.. Terlebih intensitas kemunculannya sudah seperti slogan kepahlawanan "Mati 1 tumbuh 1.000!" *Jangan bayangkan 1.000 sariawan jugalah yaa LOL* Dalam sebulan boleh dikatakan saya sariawan selama 2 minggu!


Saya sudah mencoba segala jenis upaya pengobatan maupun pencegahan, merawat kebersihan mulut dengan sikat gigi teratur, menggunakan obat kumur terkenal merk "L", mengobati dengan obat merk "A", memperbanyak konsumsi vitamin C, sayuran, banyak minum.. Apa saja saya coba.. sampai bertanya kepada dokter gigi dan kemudian mencari info lebih lanjut tentang sariawan.

Baca juga: Berkenalan dengan Sariawan

Sampai akhirnya saya berencana untuk menggunakan kawat gigi...

Salah satu isu utama selain rasa nyeri saat menggunakan kawat gigi adalah potensi munculnya Stomatitis aftosa atau sariawan. Hal ini jelas membuat pertimbangan saya menjadi lebih berat.

"Sebelum menggunakan kawat gigi saja sariawan sudah sangat mengganggu begini, bagaimana jika jadi menggunakan kawat gigi?" Begitu pikir saya.

Lalu akhirnya saya memberanikan diri memasang kawat gigi. Awal pemasangan dokter sudah memberi tips agar dinding mulut (terutama bagian dalam bibir) tidak banyak mengalami gesekan dengan braket. Yaitu dengan mengumpulkan udara terlebih dahulu di dalam mulut baru kemudian menutupnya dengan rapat. Maklumlah ya.. mulut kan jadi makin mancung diawal pemakaian behel/kawat gigi. Tips yang agak ribet, tapi bermanfaat.

Tips diatas bukan berarti mengurangi langganan sariawan yang saya alami. Saat berkonsultasi dengan dokter gigi tempat saya memasang behel, dokter menyarankan saya berhenti menggunakan obat kumur yang selama ini saya pakai, kemudian disarankan memakai sebuah obat kumur yang hanya dipakai saat sariawan saja.

Berhasilkah? Nope.. Rasanya tidak ada perubahan, hanya saja memang obat kumur dari dokter itu tidak memberikan rasa terbakar atau panas saat berkumur. Dan anehnya, suami teman yang atas saran saya ke dokter gigi langganan saya cocok dengan obat kumur dari dokter itu. OMG.. Obatnya kok gak mempan di saya? Saya kenapa?? LOL

Sampai akhirnya saya melepas obat kumur sama sekali. Sekarang.. oh..tidak.. sudah setahun ini sepertinya hidup saya damai tanpa gangguan berarti dari sariawan. Kadang memang masih muncul, tapi jumlahnya jauh berkurang, ukurannya lebih imut. Dan sariawan itu kadang muncul hanya saat saya (minimal 2x seminggu) tidak menggosok gigi karena ketiduran dan terbangun saat subuh (biasanya tengah malampun saya sikat gigi jika terbangun).

Hubungan kawat gigi dan sariawan memang seperti hubungan sebab-akibat. But thanks to doctor's advise saya malah bebas dari jeratan sariwan yang mengganggu selama ini. Sariawan (masih) menyerang kurang lebih 4-6 bulan menggunakan kawat gigi.

Dokter sebenarnya menjelaskan ada kandungan tertentu pada obat kumur yang berpotensi merusak bakteri baik di mulut sehingga akan mengganggu keseimbangan di dalam mulut. Mungkin bakteri baik selama ini sudah banyak saya sakiti dengan obat kumur, makanya bakterinya merajalela. *LOL, Lebaynya kambuh!* Tapi untuk urusan efek obat kumur sepertinya saya belum berani tuliskan lebih banyak karena belum mendapat cukup informasi. Saya juga tidak berani menuliskan kata-kata dokter secara utuh karena selain menyebut merk, saya takut salah ingat istilah medisnya. Hehe..

Anyway, kasusnya bisa berbeda pada tiap orang, ada yang cocok dengan obat kumur, ada juga yang sepertinya tidak cocok, seperti saya. Saya bagikan pengalaman saya, bagaimana dengan pengalaman teman-teman?

Read more

25 May 2016

Tracking Mangrove Pulau Bungkutoko, Objek Wisata Kekinian di Kendari

Ekowisata Mangrove adalah salah satu wisata alam yang banyak dikembangkan di berbagai daerah, sedang nge-hitslah kalau istilah sekarang..  Nah.. Kendari juga gak mau ketinggalan nge-hits dari pengembangan hutan Mangrove ini, mengikuti jejak Taman Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK) di Jakarta, Pulau Nusa Lembongan di Bali, di Kabupaten Wonorejo -Surabaya dan kota-kota lainnya, Kendari juga mulai membangun kawasan yang sama pada tahun 2015 (CMIIW).


Diresmikan 28 Januari 2016 yang lalu ekowisata Mangrove ini diberi nama Tracking Mangrove Bungkutoko. Tempat wisata ini telah ramai dikunjungi bahkan dalam masa pembangunannya dan semakin menarik dengan dekorasi cat berwarna-warni.


Ekowisata Mangrove ini bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang mungkin bosan dengan pantai, secara ya.. Sulawesi kan dikeliling laut, wisata jelas kebanyakan pantai. Tapi juga bisa menjadi destinasi yang tidak memalukan jika kedatangan tamu dari luar Kendari dan tidak memiliki waktu yang banyak untuk ke daerah-daerah wisata.


Tracking Mangrove Pulau Bungkutoko ini bisa ditempuh dalam waktu 30 menit (jika berangkat dari kawasan MTQ) dengan kendaraan roda 2 ataupun roda 4, tanpa harus menyebrang lagi dengan menggunakan perahu.


Selain letaknya yang tidak jauh dari pusat kota, ekowisata seluas 1,5 Ha ini juga adalah wisata yang murah meriah, karena hanya dikenakan Rp. 2.000 untuk biaya masuk dan Rp. 50.000 jika ingin menyewa gazebo yang tersebar di beberapa spot tracking. Untuk biaya parkir standarlah ya.. Rp. 2.000 untuk motor dan Rp.5.000 untuk mobil.

Salah satu gazebo yang bisa disewa pengunjung

Kedepannya juga akan dibangun ekowisata yang sama di tempat yang lebih dekat lagi dari pusat kota, sekarang sedang dalam tahap pembangunan dan seperti biasa saya lihat sudah banyak yang mengunjungi jembatan yang panjangnya masih sekitar 100-an meter itu, apa lagi kalau bukan dipakai selfie? Hehe.. Semoga pembangunannya berjalan dengan baik dan tidak rusak sebelum peresmian ya! (Terawat deh.. setelah diresmikanpun jangan sampai rusak).


Tracking Mangrove Pulau Bungkutoko ini saya rekomendasikan untuk Anda yang ingin hunting foto atau ingin bercerita sambil menikmati track jembatan kayu yang tersedia atau menikmati pemandangan dari atas menara pantau. Gazebo juga bisa dipergunakan untuk piknik bersama teman-teman atau keluarga, apalagi fasilitas toilet juga sudah tersedia di kawasan ini. Jadi tidak perlu takut berlama-lama.

Menara Pantau, masih rapuh.. semoga bisa dibuat yang lebih kokoh..

Beberapa tips untuk Anda yang ingin mengunjungi tempat ini:
1. Tidak ada kendaraan umum jadi bawalah kendaraan pribadi atau kendaraan yang sudah disewa di pusat kota.
2. Papan penunjuk tempat wisata belum begitu jelas, maka jangan malu bertanya kepada warga sekitar.
3. Pilihan menu makanan yang dijual tidak banyak, jadi fokuslah pada wisata alamnya saja.
4. Pakai alas kaki yang nyaman karena akan berjalan jauh dan untuk menghindari kecelakaan saat berjalan (mis: high heels tersangkut diantara papan jembatan).
5. Patuhi segala peraturan yang dibuat oleh pengelola.


Nah, itulah beberapa tips yang sebaiknya Anda ikuti jika ingin berkunjung ke tempat ini, semoga tempat ini bisa berkembang, semakin luas sesuai dengan tujuan utama pelestarian kawasan Mangrove dan menjadi lebih menarik lagi dengan ditambahnya fasilitas edukatif lainnya. Dan yang paling penting, pengunjungpun bisa menjaga kebersihan dan ikut merawat kawasan ekowisata ini. #BuangSampahJanganNyampah

Tracking Mangrove Bungkutoko
Pulau Bungkutoko
Kecamatan Abeli
Kota Kendari
Tiket masuk Rp. 2.000
Buka pukul: 10.00 -17.00

Read more

23 May 2016

Menanti Pulangnya Gelar Pemenang Piala Thomas

Hari Minggu kemarin, banyak rakyat Indonesia yang memusatkan perhatiannya pada pertandingan final piala Thomas, termasuk saya yang tidak bisa lepas dari segala baper saat menonton pertandingan.

Setelah 14 tahun tidak memenangkan piala Thomas, tahun ini Indonesia mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk memenangkannya kembali. Kesempatan inipun ikut memupuk harapan rakyat Indonesia menjadi semakin subur, terutama yang sangat mencintai olahraga, khususnya bulu tangkis.

Sengaja saya khususkan, karena ternyata ada saja yang skeptis menganggap bahwa hasilnya sudah ketahuan, Indonesia akan kalah.. ah.. saya baper juga kalau dikatakan begitu. Walau negara lain lebih maju dari kita, sebagai suporter pasti akan tetap mendukung negaranya.. iya kan? Ini tentang nasionalisme. Bukan berarti yang skeptis tidak punya rasa nasionalisme sih.. tapi.. kita mungkin belum sepemikiran saja.. hehe

Saya memang suka olahraga walaupun tidak bermain bulu tangkis, tapi kalau sudah pertandingan antar negara, saya akan sangat terpanggil, tidak perlu negara sendiri sih, pertandingan antar benua saja kita akan cenderung memihak pada yang 1 benua, contohnya pertandingan tinju antara Pacman Vs Mayweather yang juga hasilnya bikin baper itu. :D

Kembali ke final piala Thomas...

Kita bahas sedikit mengenai sejarah piala Thomas dan kiprah Timnas untuk me-refresh ingatan kita ya...

Piala Thomas diambil dari nama penyumbangnya: Sir George Alan Thomas, ia adalah mantan presiden International Badminton Federation (IBF) yang juga merupakan pebulu tangkis dari Inggris.

Walaupun disumbangkan pada tahun 1939, kejuaraan bulu tangkis internasional beregu pria ini baru dimulai pada tahun 1948-1949, menjadikannya sebagai kejuaraan tertua yang diadakan oleh IBF. Diikuti oleh piala Uber pada tahun 1956 dan mulai dihelat bersamaan pada tahun 1984.

Piala Thomas yang diadakan 2 tahun sekali sejak tahun 1984 ini, sebelumnya diadakan 3 tahun sekali dalam rentang waktu 1949 - 1982. Selama 28 kali penyelenggaraan piala Thomas (termasuk tahun 2016), Indonesia sudah memenangkan piala Thomas sebanyak 13 kali, menjadi juara ke-2 sebanyak 6 kali dan menjadi tuan rumah 8 kali. Indonesia adalah pemegang gelar terbanyak, dan gelar terakhir dimenangkan tahun 2002 lalu. Maka tidak heran jika ekspektasi kita tinggi terhadap para wakil Indonesia di olahraga bulu tangkis ini.

Credit on pic
Dari 5 partai pertandingan kemarin, seluruh pemain tunggal putra Indonesia tumbang oleh pemain Denmark dan 2 pertandingan ganda putra dimenangkan oleh Indonesia. They all tried their best! Sampai perih hati saya melihat para pemain diving di lapangan, bahkal ngepel sendiri! Kalau masih ada yang mencibir hasilnya.. mungkin mereka belum tahu bagaimana kerasnya latihan yang mereka jalani dan seberapa ingin para wakil Indonesia itu memenangkan pertandingan. Who won't?

Saya cuma nonton tapi sampai menangis waktu tim Indonesia kalah.. Terbayang pasti para pemain Timnas kita juga sangat kecewa, mereka juga ingin mengukir sejarah dalam mengembalikan gelar yang sudah lama tidak pulang itu *pulang, berasa milik kita gak sih piala Thomas itu? :p *. 2 Tahun lagi? ^^

Credit on pic

Still, i wan't to congratulate them for their hard work. I proud of them! Thank you Tommy Sugiarto, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Anthony Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa. You all ROCK!!

And Denmark, congratulation for the first winning of Thomas Cup. Hard work doesn't betray you!



Don't worry hero.. Tetap kami dukung dan doakan kalian!
Credit on pic

Teman-teman nonton juga Final kemarin? Baper gak? Tetap dukung bulu tangkis Indonesia dong ya? ^^
Read more

19 May 2016

Mungkin Kau Lupa



Mungkin kau lupa
Bagaimana kau mengejarku
Bertingkah manis tak terduga
Kau coba meluluhkan hatiku

Mungkin kau lupa
Bagaimana kau mencoba mengalahkan dokter
Perhatian tak berjeda
Kau merawat layaknya suster

Mungkin kau juga lupa
Aku tak pernah yakin
Maka aku coba tak tergoda
Pikirku kau hanya penasaran

Lalu ternyata kau memang lupa
Setelah aku mencinta
Kau hilang dari tingkah manismu
Kau luput dari perhatianmu

Pikirku kau hanya lupa
Tapi ternyata kau memang ingin pergi
Katamu kau tak lagi cinta
Seolah tak pernah hadir mencuri hati

*Inspired by a TV show, 250216
 ***

Update : Tulisan ini dibuat karena terinspirasi sebuah tayangan TV, modal baper (baca: mendalami perasaan tokoh di TV) doang maka jadilah tulisan ini, sudah saya beri sedikit clue dibawah tulisan ternyata masih saja dianggap pengalaman pribadi. Saya wanita tegar kok.. sungguh..wkwk..
Read more

18 May 2016

Resolusi Besar yang Berawal dari Pengalaman Tanggal Tua

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.
mataharimall-kompetisi

Tanggal tua, identik dengan semakin kerasnya tekad menawar ibu-ibu terhadap pedagang sayur dan ikan, semakin seringnya sang tukang belanja berada di rumah saja, makin sederhananya menu yang tersaji di atas meja dan yang tidak kalah penting adalah semakin banyak keluhan yang didengar anak dari orang tuanya.

Cerita diatas adalah pengalaman pribadi saya semasa kecil, terutama yang terakhir. Keluhan yang akhirnya membawa saya memiliki resolusi besar terhadap masa depan saya nantinya.

Saat mulai sekolah SMP dulu, saya harus berjalan kaki sejauh 1 Km agar bisa menaiki angkot ke sekolah, pun begitu dengan rute pulang sekolah. Saat pagi, saya masih bisa menikmati sinar matahari, tapi saat pulang sekolah, saya harus melawan teriknya matahari siang, lama-lama saya tidah tahan juga, akhirnya di tahun ke-2 saya berniat meminta ibu membelikan payung yang setelah saya survey, payung teman-teman rata-rata seharga Rp.15.000,-

Sebelum sempat mengutarakan keinginan, saya mendengar ibu saya mengeluh saat bercakap-cakap dengan tetangga, tentang mahalnya harga bahan pokok, biaya sekolah saya dan adik-adik yang masih harus dibayar, gaji yang tidak cukup lagi, terlebih di tanggal tua seperti saat itu. Sebagai anak yang mengerti, saya mengurungkan niat meminta dan memutuskan menyisihkan uang jajan yang juga tidak banyak, Rp.1.000 selama 15 hari untuk membeli payung.

Dari situlah semua berawal...

Sejak tahun 1993 untuk kebutuhan yang tidak mendesak saya usahakan menabung saja daripada meminta. Saya kemudian bertekad untuk mempunyai masa depan yang bebas dari keluhan, terutama masalah keuangan, saya ingin tanggal tua tidak menjadi momok di hidup saya, sejak dini hingga usia saya juga ikut menua. Saya sadar ini resolusi besar karena dibutuhkan kerja keras, tekad, kedisiplinan yang kuat dan waktu yang tidak singkat untuk mewujudkannya. Belakangan saya ketahui bahwa resolusi besar yang berawal dari pengalaman tanggal tua itu dikenal sebagai kebebasan finansial atau financial freedom.

Kebebasan finansial tentunya menjadi keinginan banyak orang, siapa sih yang ingin hidup serba terbatas bahkan dalam memenuhi kebutuhan pokoknya? Tapi jangan salah, kebebasan finansial itu bukan melulu mengenai jumlah uang atau harta yang kita miliki, tapi juga kemampuan untuk mengelola keuangan sehingga tanggal tua takkan pernah ada dalam kalender hidup kita. Oke.. tanggal di kalender boleh tua, tapi tidak dengan dompet dan semangat yang selalu muda. Sip!


Untuk terbebas dari horornya tanggal tua saya melakukan 5 hal berikut:
     

    1. Berhemat Sejak Awal Bulan
      Awal bulan bukan berarti kita bisa berfoya-foya, gunakan uang seperlunya, sesuai kebutuhan, bukan berarti jadi pelit ya.. tapi kontrol perlu dilakukan saat masih mempunyai cukup uang, bukan saat sudah hampir tidak punya uang. Biaya tidak terduga bisa muncul sewaktu-waktu dan gaji tidak selalu masuk tepat waktu kan? :)
        2. Mencatat Aktivitas Keuangan
          Saya berusaha agar segala aktivitas keuangan saya tercatat dengan baik, dengan begitu saya berharap pengeluaran yang saya lakukan lebih tepat sasaran, terukur dan bisa dievaluasi kedepannya. Kedengarannya berat ya? Hehe.. Trust me..it's fun!

          Dengan mencatat aktivitas keuangan ini juga akan ada kontrol pengeluaran yang bisa saya tetapkan sesuai posnya masing-masing.
            3. Mempunyai Pemasukan Tambahan
              Gaji cukup, tapi memiliki pemasukan tambahan adalah sesuatu yang wajib saya usahakan. Berjualan pulsa sekalipun bisa dilakukan walau keuntungannya tipis. There's no such thing as a free lunch, right? Selagi halal dan mampu dilakukan.. do it! 
                4. Hindari Berutang
                  Ini penting sekali jika kita berniat untuk mewujudkan kebebasan finansial. Sebisa mungkin hindari berutang! Sekali lagi.. hindari berutang..bukan hindari pemberi utangnya ya.. :p

                  Kenapa?

                  Resep Bebas Utang, Manjur!
                  Dengan menghindari berutang, maka kita akan belajar menahan diri dari segala keinginan yang kebanyakan di dominasi oleh nafsu. Jika butuh sesuatu, kita bisa menerapkan resep bebas utang sebelum bertransaksi. Resep itu sebaiknya diterapkan untuk kebutuhan yang tidak mendesak. Contohnya kebutuhan tempat tinggal dan kendaraan.

                  Dengan menerapkan cara ini juga gaji atau pemasukan yang diterimapun akan menjadi pemasukan real bukan hanya pemasukan numpang lewat saja karena gaji 3 koma, tanggal 3 sudah koma! Wah.. lebih parah dari tanggal tua kan?

                  Semoga tidak terjadi pada diri kita ya...


                  5. Belanja Sesuai Kebutuhan
                    Membeli barang sesuai kebutuhan adalah hal yang masih susah diterapkan, apalagi bagi perempuan yang gampang tergoda oleh sesuatu hanya karena barang tersebut terlihat "lucu". Anehnya kita seperti dihipnotis, setelah sampai di rumah baru sadar bahwa yang dibeli itu bukan hal yang kita butuhkan. Iya kan? Udah ngaku aja, saya udah unjuk tangan duluan nih. :D

                    Untuk masalah belanja ini saya punya 2 tips:
                    -1. Hindari Tempat Belanja
                    Perempuan kalau ditanya "Mau belanja apa?" sering kali jawabnya "lihat-lihat aja dulu." Nah.. ini yang lebih berbahaya.. biasanya yang dibeli malah lebih banyak daripada yang memang sudah punya tujuan ingin belanja apa. Untuk itu, kunjungi tempat belanja seminim mungkin.
                    2. Belanja Saat Diskon
                    Belanja tidak selalu berakibat buruk bagi dompet atau rekening. Apalagi berbelanja kebutuhan pokok, maka berbelanja saat diskon adalah salah 1 pilihan yang bijak. Contohnya Budi, #JadilahSepertiBudi yang pandai memanfaatkan momen dalam memenuhi kebutuhannya.


                    Sudah nonton videonya? Lucu ya? Tapi akan miris sekali jika kita mengalami hal yang sama dengan keadaan Budi sebelum dia bertemu dengan promo Tanggal Tua Surprise (TTS) dari MatahariMall. Jangan sampai deh ya.. Jangan biarkan momok tanggal tua menjadi sahabat di hari tua. Mari sama-sama mewujudkan resolusi besar bernama kebebasan finansial dan ucapkan selamat tinggal pada tanggal tua!!



                    Read more

                    16 May 2016

                    9 Tips Menghadapi Ujian Masuk Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)

                    Sabtu, 14 Mei yang lalu ujian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STIS baru saja selesai. Beberapa tahun terakhir ini saya selalu ikut menjadi panitia pengawas ujian, tentunya tidak luput mengamati bagaimana perilaku peserta ujian yang akhirnya mendorong saya menuliskan tips ini, mungkin terlambat karena ujiannya baru saja selesai, tapi semoga bisa bermanfaat untuk adik-adik yang ingin mempersiapkan diri sejak dini.


                    Jadi apa saja tips menghadapi ujian STIS?
                    Here they are:

                    1. Pelajari Soal-soal Tahun Sebelumnya
                    Cari soal-soal STIS tahun lalu, paling mungkin didapatkan dari orang-orang yang sudah pernah ikut tes sebelumnya. Atau.. Anda bisa membeli buku kumpulan soal yang dibuat oleh Koperasi Mahasiswa STIS (KOPMA STIS), menjelang tes biasanya kantor BPS Provinsi akan memesan untuk selanjutnya dijual lagi. Buku ini sudah berisi pembahasan soal berserta prediksi soal tahun berikutnya.

                    2. Persiapkan Fisik
                    Belajar oke, tapi jangan sampai kelelahan sekali. Dan.. Jangan makan sembarangan karena saat ujian dimulai peserta tidak dibolehkan keluar ruangan lagi untuk alasan apapun. Untuk itu, 10 menit sebelum ujian dimulai peserta akan dipersilahkan keluar ruangan. Takutnya pas ujian perut bergejolak, kan gak enak.

                    3. Persiapkan Mental
                    Mental bagaimanapun berpengaruh, bagaimana tidak? Para pendaftar akan bersaing secara nasional. Mental dan kepercayaan diri harus kuat. Jangan kalah sebelum berperang! Apalagi sampai menggunakan Joki, mau lulus tapi kena DO? Persaingan di kampus itu ketat lho!

                    Baca juga: STIS, Perguruan Tinggi Kedinasan - Badan Pusat Statistik

                    4. Bawalah Kartu Ujian dan Tanda Pengenal
                    Jangan lupa membawa Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM) STIS beserta tanda pengenal. Tanda pengenal ini bisa berupa KTP/SIM/kartu pelajar atau sejeninsnya. Wajib dibawa ya.. ini syarat mutlak memasuki ruangan, jika tidak ada maka tidak boleh mengikuti ujian.

                    5. Persiapkan ATK
                    Masalah ATK ini klise sekali, se-klise jawaban lupa peserta ujian, jadi rasanya sangat perlu saya ingatkan lagi sehubungan dengan aturan tidak ada kegiatan pinjam-meminjam ATK selama ujian berlangsung. Pensil dan penghapus adalah ATK yang wajib dibawa. Selebihnya ATK seperti papan, pulpen, rautan dan (untuk yang terbiasa) mistar untuk menghitamkan jawaban adalah hal yang sebaiknya dibawa.

                    6. Kenali Lokasi Ujian
                    Sehari sebelum ujian (jika memungkinkan) pastikan datang untuk melihat lokasi, ruangan bahkan tempat duduk (tempat duduk ditentukan). Jika ruangan ditutup karena alasan tertentu, maka pastikan Anda sudah memperhatikan denah yang sudah disiapkan panitia. Minimal keesokan paginya Anda sudah tidak kebingungan lagi mencari ruangan ataupun tempat duduk.

                    7. Berpakaian Rapi dan Nyaman
                    Pakaian saat ujian memang tidak ditentukan secara spesifik (misalnya harus kemeja putih dan bawahan hitam), lebih bebas. Tapi pastikan Anda berpakaian rapi dan nyaman: kemeja, bawahan selain jeans dan memakai sepatu. Ini dasar dalam konsep berpakaian bebas rapi semi formal *istilah apa ini?LOL*  Intinya kalau sudah berpakaian dengan prinsip itu Anda tidak akan sibuk menarik-narik baju atau rok yang terangkat. Sip!


                    8. Ikuti Instruksi Dengan Seksama
                    Dengarkan semua instruksi yang diberikan oleh panitia, terutama jika diminta mengecek jumlah halaman dan soal. Ceklah agar jika ada masalah pada lembar soal, masalah tersebut bisa teratasi sejak dini.

                    9. Bawa Sapu Tangan/Tisyu
                    Nah loh.. Cewek aja kan? Nope.. Cowok atau Cewek.. bawa saja! Kenapa? Karena ujian nanti menggunakan Lembar Jawaban Komputer atau LJK. Sudah sama-sama tahu kan kebersihannya harus dijaga? Nah, gunakan sapu tangan/tisyu untuk mengalas tangan Anda yang sangat mungkin berkeringat atau kotor saat mengisi LJK tersebut. Sayang kan kalau jawabannya sudah benar tapi tidak terbaca dengan baik nantinya?
                    ***

                    Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat.

                    Read more

                    12 May 2016

                    Bawang



                    Aku memasak dengan cinta
                    Membayangkan kau lapar dengan perut meronta
                    Kusajikan makanan tanpa kau pinta
                    Tapi kau mencernanya tanpa melempar kata

                    Kecewa, kulanjutkan memasak
                    Dari belakang kau tiba-tiba memelukku sambil berbisik
                    Terima kasih sayang, makanannya enak
                    Tapi aroma bawang di kerudungmu ini membuatku tersentak

                    .....

                    Tiba-tiba ingin menulis tentang aroma bawang yang kuat dan melekat pada ruangan apalagi pakaian... Seperti sekarang ini.. ruangan masih saja beraroma bawang...LOL

                    *120516, 23.04 WITA
                    Read more

                    11 May 2016

                    Megahnya Monumen Perjuangan Rakyat Bali "Bajra Sandhi"

                    Kisah liburan awal tahun di Bali belum selesai saya ceritakan, kali ini adalah tentang kunjungan kami ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali  yang umum disebut Bajra Sandhi.


                    Monumen ini diberi nama Bajra Sandhi karena bentuknya seperti Bajra atau lonceng yang dipakai oleh para pemuka Agama Hindu dalam mengucap mantra pada saat melangsungkan upacara keagamaan.

                    Monumen yang dibangun diatas tanah seluas 13,8 hektar dengan luas gedung 4.900 meter dan tinggi 45 meter ini dibangun pada tahun 1987, peresmiannya dilakukan oleh presiden Megawati Soekarno Putripada 14 Juni 2003.

                    Monumen ini berdiri megah dikawasan Lapangan Puputan Margarana, Renon. Bangunannya menjulang diantara hijaunya pepohonan dan fasilitas berolahraga. Perpaduan yang klasik ditengah kota! Apalagi di 4 penjuru monumen ini disediakan Bale Legong untuk tempai bersantai pengunjung.

                    Bale Legong

                    Oh, ya.. Monumen Bajra Sandhi merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali yang tentu saja dibangun untuk menghormati para pahlawan, juga merupakan simbol semangat untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dilambangkan dari 17 buah anak tangga yang ada di pintu utama, 8 buah tiang agung dan monumen setinggi 45 meter.


                    Secara vertikal, museum ini mengadopsi konsep Tri Angga, antara lain:
                     - Utamaning Utama Mandala (Lantai 3)
                    Lantai teratas ini harus dicapai dengan menaiki anak tangga melingkar yang cukup tinggi, setelah sampai pengunjung bisa menikmati pemandangan disekitar monumen. Lantai 3 ini dijadikan ruangan peninjauan.

                    - Madyaning Utama Mandala (Lantai 2)
                    Di lantai 2 ini terdapat keris dan 33 diorama yang diberi nama dalam 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris dan Bali, diorama ini menggambarkan perjuangan rakyat bali dari masa ke masa. Juga terdapat teras yang fungsinya hampir sama dengan lantai 3, tentu saja dengan ketinggian yang berbeda.

                    - Nistaning Utama Mandala (Lantai Dasar)
                    Pada lantai ini terdapat ruangan administrasi, ruangan pameran, ruangan rapat, perpustakaan, toilet dan sebuah telaga yang terletak ditengah ruangan. Di telaga yang bernama Puser Tasik inilah terdapat 8 tiang agung, ditengahnya terdapat tangga penghubung ke lantai atas yang disebut Tangga Tapak Dara.

                    Tangga penghubung antar lantai

                    Ruangan pameran

                    Setiap sudut bangunan ini memiliki nilai seni, tau sendiri kan kreativitas dan kemampuan masyarakat Bali dalam hal desain? Monumen ini juga banyak dijadikan sebagai lokasi foto prewed, hari itu saja kami bertemu dengan 4 pasangan yang datang dengan fotografernya masing-masing. Gak heran sih, bangunannya memang megah dan klasik! Jadi, kita prewed disini juga kah nanti? #Eh :p



                     Monumen Perjuangan Rakyat Bali
                    Jl. Raya Puputan - Bali
                    Buka:
                    - Senin - Jumat (8.30 - 17.00 WITA)
                    - Sabtu - Minggu (9.30 - 17.00 WITA)
                    (Hari besar atau libur resmi tutup)
                    Biaya Masuk: Rp. 5.000

                    Sumber:
                    https://id.wikipedia.org/wiki/Monumen_Bajra_Sandhi
                    https://arisudev.wordpress.com/2010/10/11/museum-bajra-sandi/
                    engkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
                    Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

                    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
                    Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

                    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
                    Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

                    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
                    Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

                    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
                    Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

                    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
                    Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

                    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
                    Read more

                    9 May 2016

                    Saat Hobi Menulis Mendukung Hobi Berolahraga

                    Senin tiba, liburan panjang telah selesai, kita dituntut kembali fokus bekerja, terlebih biasanya setelah liburan panjang pekerjaan juga makin menumpuk. Jadi pertanyaannya apakah pembaca juga berlibur?

                    Berlibur ini bisa macam-macam ya wujudnya, ada yang benar-benar rehat sejenak dari kegiatan kantor tapi masih melakukan aktivitas rumah seperti biasa (atau bahkan lebih banyak?), ada yang benar-benar libur dari rutinitas sehari-hari, ada juga yang sama sekali tidak bisa menikmati liburan karena memiliki tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Contoh nyatanya: kebanyakan petugas Sensus Ekonomi 2016.

                    Oke.. skip..


                    Dibalik maraknya berita-berita yang membuat hati miris belakangan ini, saya tidak bisa mengesampingkan rasa senang saya hari ini, jadi saya memilih untuk menuliskannya saja, selain itu memang otak saya sedang tidak bisa diajak menulis sesuatu yang cukup serius seperti artikel hari Senin lalu. Gak apalah ya.. sesekali blog ini kembali berisi sesuatu yang personal banget. *cari pembenaran nih*

                    Hari ini sepatu olahraga hasil belanja online saya tiba, sebenarnya saya tidak menyangka, mengingat belanja saya itu diproses hari Rabu, sehari menjelang libur panjang. Saya yang sebelumnya sangat anti berbelanja online untuk sesuatu yang mempunyai ukuran seperti sepatu akhirnya memutuskan untuk mencoba membeli sepatu. Alasannya ada 2:
                    1. Bayaran job saya dalam bentuk voucher belanja
                    2. Saya memang sedang butuh sepatu olahraga

                    Jadi, ceritanya, sebelum menerima job tersebut, saya cek dulu koleksi sepatu olahraga di toko online tersebut, sip.. mantap.. saya sudah punya incaran, kebetulan sekali karena saya belum menemukan sepatu olahraga yang bikin saya bisa jatuh hati lagi setelah sepatu yang saya inginkan sudah tidak tersedia untuk ukuran kaki saya (bahkan 1 nomor diatas ukuran sayapun sudah tidak ada), saya kecewa waktu itu.

                    Job selesai, kode voucher diberikan, hal diluar dugaanpun terjadi... seperti istilah "Lain yang diapelin, lain yang dinikahin." Saya akhirnya membeli sepatu lain. Hati wanita memang siapa yang tahu.. hahah..

                    Ssstt... gak gitu juga kok.. ini kan masalah sepatu, takkan ada hati yang terluka. *duh.. apa siih?!* Setelah benar-benar mencari dengan sepenuh hati, akhirnya saya kepincut sepatu yang warna dan modelnya lebih cetar, sayangnya harganya juga ikutan cetar! ROTFL
                    Cariin foto si cetar di shopnya udah gak ada... abis kali ya?

                    Nombok? Jelas.. LOL.. Tapi gak nyesel kok, harga memang tidak berbohong, sepatunya nyaman sekali dan warnanya juga sesuai dengan gambar. Sepertinya momen ini juga jadi pematah keraguan saya selama ini jika ingin berbelanja sepatu secara online. Yang penting tokonya terpercaya dan kita sebagai pembeli juga lebih teliti.

                    Sepatu ini bakal jadi sepatu yang istimewa untuk saya, kebetulan si pinky juga kan sobeknya sudah semakin parah tuh.. jadi sepatu ini adalah perpaduan 2 hobi saya: saya hobi berolahraga, belinya juga dari hobi menulis saya, 1 hobi mendukung hobi yang lainnya... Ah.. so sweet banget sih kalian!!! *Disiram a*ua*

                    Semoga lain kali bisa saling support lagi kedua hobi ini, harus lebih semangat lagi olahraganya dan makin banyak juga menulis tentang olahraga! ^^
                    Read more

                    4 May 2016

                    Gurihnya Jalangkote Bang Deli



                    Di Rabu Review kali ini saya ingin menceritakan gurihnya Jalangkote Bang Deli yang mungkin sebagian masyarakat kota Kendari sudah pernah merasakannya. Tapi.. mari kita perjelas dulu untuk pembaca yang masih asing dengan nama makanan yang gak boleh dibaca terpisah ini.

                    Sumber: Wikipedia

                    Sudah jelas yaaa?

                    Yuk lanjut bahas Jalangkote Bang Deli yang rasanya gurih banget ini. Sebenarnya saya sudah sejak lama ingin mengisi Rabu review dengan  kuliner yang satu ini, tapi ngambil foto untuk pelengkapnya susah banget, saya tinggal sebentar di meja sudah raib. Padahal belinya juga untung-untungan kalau masih ada.

                    Sebenarnya, yang dijual di gerobak Bang Deli ini bukan hanya Jalangkote saja, tapi juga berbagai jenis gorengan lainnya, pemberian nama jelas terpengaruh oleh produk larisnya (namanya baru saja dibuat, dulu kami biasa menyebutnya jalangkote halaman bank P*nin), selain jalangkote juga ada bakwan (kami biasa menyebutnya kandoang), pisang goreng dan ubi jalar goreng. Dari semuanya saya suka kandoang dan tentu saja jalangkotenya! ^^


                    Jalangkote Bang Deli ini isinya sebenarnya hampir sama dengan jalangkote-jalangkote lainnya, ada sayuran, laksa dan irisan telur. Tapi keistimewaannya adalah kulitnya, rasanya gurih dan disimpan semalampun besoknya kulitnya masih krenyes, sambal cairnya juga rasanya pas pagi penyuka pedas seperti saya.

                    Oh ya, seluruh gorengan di tempat ini dijual dengan harga Rp. 2.000. Murah meriah dengan rasa yang memuaskan. Waktu arisan di rumah Mama pesan disini dan laris manisss...


                    Jika ingin merasakan gurihnya jalangkote Bang Deli, datanglah tepat setelah shalat Maghrib, biasanya pada waktu-waktu seperti itu gorengan baru saja matang, jalangkote juga biasanya masih tersedia, tapi.. kalau gak keduluan sama langganan yang sudah pesan diawal ya... Saya pengalaman banget pulang dengan tangan kosong lho. Hehe..

                    Jalangkote Bang Deli
                    Jl. Ahmad Yani ( Halaman bank P*nin)
                    Kota Kendari
                    Buka pukul 17.30 - habis

                    Read more

                    2 May 2016

                    4 Manfaat Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran Pribadi maupun Usaha




                    Bermula dari coba-coba, saya akhirnya keterusan mencatat pemasukan dan pengeluaran pribadi saya. Padahal saya tidak termasuk orang yang boros. Lho, kenapa? Karena ternyata manfaatnya banyak, apalagi sekarang sudah makin mudah dengan adanya aplikasi penunjang di smartphone (saya pakai Money Manager), mencatat pemasukan dan pengeluaran bukan melulu untuk mengontrol pengeluaran atau mengetahui laba rugi usaha saja...



                    4 Manfaat mencatat pemasukan dan pengeluaran yang saya rasakan sendiri:

                    1. Monitoring
                    Dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran, kita bisa memonitor, uang kita selama ini keluarnya lebih banyak kemana? Beli baju? Tas? Kosmetik? Pulsa? Main di T*mezone? Beli popok? Gonta-ganti gadget? Makanan? Sudah seimbang dengan pemberian ke orang lain atau belum? Seminggu/sebulan ini uang saya habis kemana? Atau produk yang paling sering dibeli kembali karena laris itu apa? Semua pertanyaan itu akan terjawab dengan disiplin mencatat pemasukan dan pengeluaran. 

                    2. Pembanding
                    Bagi kebanyakan perempuan, mendapatkan barang berkualitas sama dengan harga yang lebih murah itu adalah sebuah pencapaian, apalagi kalau kualitasnya lebih bagus. Maka dari itu, dengan mencatat pengeluaran yang umumnya akan detail, kita juga bisa menambahkan informasi tambahan selain keterangan waktu, jenis dan harga barang, di kolom catatan kita bisa menambahkan keterangan tempat pembelian.

                    Berikutnya bisa dibandingkan harga jika membeli barang yang sama di tempat yang berbeda. Bagi usaha ini juga penting untuk mencari supplier yang lebih baik.

                    3. Pengingat
                    Sudah bayar tagihan ini belum? Si C kemarin pinjam duit sudah dibalikin belum ya? Eh.. Harga busana muslim Zalia kemarin berapa ya? Uang yang saya pinjam kemarin sudah saya balikin belum ya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukanlah sesuatu yang terhindarkan tetapi akan cepat bertemu jawabnya jika kita rajin mencatat segala transaksi keuangan. Penting lho, apalagi urusan utang-piutang, urusannya sampai ke akhirat.

                    4. Kontrol
                    Umumnya aplikasi pencatatat keuangan memberikan sebuah opsi kepada pemakai untuk membuat batas pengeluaran, untuk orang yang boros hal ini mungkin bisa menjadi "pengingat" agar pemakainya bisa lebih aware lagi karena belanja bulan ini sudah hampir menyentuh batas yang sudah ditentukannya sendiri.
                    ***

                    Keempat manfaat diatas akan sangat terasa dampaknya jika kita disiplin mencatat pemasukan dan pengeluaran pribadi ataupun usaha kita, tidak ada kata terlambat...

                    Ayo mulai mencatat dari sekarang!^^

                    Read more
                    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...