19 May 2016

Mungkin Kau Lupa



Mungkin kau lupa
Bagaimana kau mengejarku
Bertingkah manis tak terduga
Kau coba meluluhkan hatiku

Mungkin kau lupa
Bagaimana kau mencoba mengalahkan dokter
Perhatian tak berjeda
Kau merawat layaknya suster

Mungkin kau juga lupa
Aku tak pernah yakin
Maka aku coba tak tergoda
Pikirku kau hanya penasaran

Lalu ternyata kau memang lupa
Setelah aku mencinta
Kau hilang dari tingkah manismu
Kau luput dari perhatianmu

Pikirku kau hanya lupa
Tapi ternyata kau memang ingin pergi
Katamu kau tak lagi cinta
Seolah tak pernah hadir mencuri hati

*Inspired by a TV show, 250216
 ***

Update : Tulisan ini dibuat karena terinspirasi sebuah tayangan TV, modal baper (baca: mendalami perasaan tokoh di TV) doang maka jadilah tulisan ini, sudah saya beri sedikit clue dibawah tulisan ternyata masih saja dianggap pengalaman pribadi. Saya wanita tegar kok.. sungguh..wkwk..

11 comments:

  1. aw aw aw... cwo mah mang begitu kak *jewerkupingsendiri*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekalian nih Ip.. cerminnya ketinggalan :p

      Delete
  2. Sepertinya tidak semua mbak seperti itu dan pasti diluar sana masih banyak kok yang tidak begitu pasti ada ayo semangat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayak judul lagu dangdut ya.. Tidak semua laki-lakiiii..Hahah..

      Delete
  3. Weishh mengapa tiba-tiba jadi melow mbak Ir? Ada kata pepatah : lo jual gue beli. Lo lupa gue ngga ingat *apaan sih? Pokokke tetap semangat ya mbak :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mellow cuma buat puisi doang kok..
      Saya mah wanita tangguh... wkwkw

      Delete
  4. Udah lama gak mampir kesini ternyata dekor rumahnya baruuu. cantik mak :)
    btw keren atuhlah cuma modal nonton doang bisa bikin puisi yang puitis begini. Puisinya bagus mak jadi banyak yang kira pengalaman pribadi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak.. saya juga baru kemarin itu main ke blognya Mbak Lia lagi.. :D
      Ini udah gw bangetlah istilahnya Mbak.. hejo-hejo.. hehe

      Terima kasih.. pengalaman nih.. lain kali jangan posting puisinya saja, harus dibuatin pengantar juga :D

      Delete
  5. Puisi ini cocok banget bila diiringi lagu "Kau datang lalu pergi"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penyanyinya siapa Tadz? Biar saya rekomendasikan untuk pembaca. Hehe

      Delete

Terima kasih sudah membaca, mohon untuk tidak berkomentar sebagai Unknown atau Anonymous. Komentar dengan link hidup dan broken link akan dihapus, jadi pastikan untuk mengetik alamat blog dengan benar ya. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...