11 May 2016

Megahnya Monumen Perjuangan Rakyat Bali "Bajra Sandhi"

Kisah liburan awal tahun di Bali belum selesai saya ceritakan, kali ini adalah tentang kunjungan kami ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali  yang umum disebut Bajra Sandhi.


Monumen ini diberi nama Bajra Sandhi karena bentuknya seperti Bajra atau lonceng yang dipakai oleh para pemuka Agama Hindu dalam mengucap mantra pada saat melangsungkan upacara keagamaan.

Monumen yang dibangun diatas tanah seluas 13,8 hektar dengan luas gedung 4.900 meter dan tinggi 45 meter ini dibangun pada tahun 1987, peresmiannya dilakukan oleh presiden Megawati Soekarno Putripada 14 Juni 2003.

Monumen ini berdiri megah dikawasan Lapangan Puputan Margarana, Renon. Bangunannya menjulang diantara hijaunya pepohonan dan fasilitas berolahraga. Perpaduan yang klasik ditengah kota! Apalagi di 4 penjuru monumen ini disediakan Bale Legong untuk tempai bersantai pengunjung.

Bale Legong

Oh, ya.. Monumen Bajra Sandhi merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali yang tentu saja dibangun untuk menghormati para pahlawan, juga merupakan simbol semangat untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dilambangkan dari 17 buah anak tangga yang ada di pintu utama, 8 buah tiang agung dan monumen setinggi 45 meter.


Secara vertikal, museum ini mengadopsi konsep Tri Angga, antara lain:
 - Utamaning Utama Mandala (Lantai 3)
Lantai teratas ini harus dicapai dengan menaiki anak tangga melingkar yang cukup tinggi, setelah sampai pengunjung bisa menikmati pemandangan disekitar monumen. Lantai 3 ini dijadikan ruangan peninjauan.

- Madyaning Utama Mandala (Lantai 2)
Di lantai 2 ini terdapat keris dan 33 diorama yang diberi nama dalam 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris dan Bali, diorama ini menggambarkan perjuangan rakyat bali dari masa ke masa. Juga terdapat teras yang fungsinya hampir sama dengan lantai 3, tentu saja dengan ketinggian yang berbeda.

- Nistaning Utama Mandala (Lantai Dasar)
Pada lantai ini terdapat ruangan administrasi, ruangan pameran, ruangan rapat, perpustakaan, toilet dan sebuah telaga yang terletak ditengah ruangan. Di telaga yang bernama Puser Tasik inilah terdapat 8 tiang agung, ditengahnya terdapat tangga penghubung ke lantai atas yang disebut Tangga Tapak Dara.

Tangga penghubung antar lantai

Ruangan pameran

Setiap sudut bangunan ini memiliki nilai seni, tau sendiri kan kreativitas dan kemampuan masyarakat Bali dalam hal desain? Monumen ini juga banyak dijadikan sebagai lokasi foto prewed, hari itu saja kami bertemu dengan 4 pasangan yang datang dengan fotografernya masing-masing. Gak heran sih, bangunannya memang megah dan klasik! Jadi, kita prewed disini juga kah nanti? #Eh :p



 Monumen Perjuangan Rakyat Bali
Jl. Raya Puputan - Bali
Buka:
- Senin - Jumat (8.30 - 17.00 WITA)
- Sabtu - Minggu (9.30 - 17.00 WITA)
(Hari besar atau libur resmi tutup)
Biaya Masuk: Rp. 5.000

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Monumen_Bajra_Sandhi
https://arisudev.wordpress.com/2010/10/11/museum-bajra-sandi/
engkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177
Monumen Bajra Sandhi mempunyai bagian-bagian penting yang perlu diketahui. Adapun bagian-bagian yang penting dalam monumen tersebut adalah: 1.Bangunan Museum yang menjulang tinggi melambangkan Gunung Giri Mandara. 2.Guci Amertha dilambangkan dalam bentuk Kumba (periuk) tepat bagian atas museum. 3.Naga yang melilit museum melambangkan Naga Basuki yang digunakan sebagai tali dalam pemutaran Giri Mandara. 4.Kura-kura yang terdapat di bagian bawah museum merupakan simbul dari Bedawang Akupa yang digunakan sebagai alas pemutaran Giri Mandara. 5.Kolam yang terdapat disekeliling museum merupakan simbul dari Lautan Susu yang mengelilingi Giri Mandara tempat beradanya Air Suci Kehidupan atau Tirtha Amertha. Kedua makhluk yaitu Naga Basuki dan Bedawang Akupa sangat erat kaitannya dengan kisah mitologi perebutan Tirtha Amerta antara kaum Dewa dengan kaum Asura (raksasa).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/casmudi/wonderful-indonesia-menelusuri-jejak-sejarah-dan-perjuangan-rakyat-melalui-monumen-bajra-sandhi-bali_54f3f54b745513a22b6c8177

20 comments:

  1. ooh ini justru hali libur & hari besar tutup ya , padahal lagi banyak pengunjung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan hari besarnya banyak Kalau di Bali kan? Hehe..

      Delete
  2. wahhh.. :D itu 3 lantai yang di tengahnya yah..? pengennn nemplok kesana XD seni pahat batu bali mang ga ada lawann yahh

    ReplyDelete
  3. Wah, tahun lalu pas ke Bali gak ke situ, gak ngerti kalau ada tempat bagus kayak gini

    ReplyDelete
  4. hmm, setiap kali melihat foto-foto bali, keinginan untuk ke sana menguat lagi, semoga gak lama lagi saya benar-benar bisa ke sana, amin..

    ReplyDelete
  5. Ihirrr,jadi prewed jg disitukah :)
    Bali emang selalu bikin kemBALI lagi yaaa hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. maunya pasca wed aja biar halal. :D

      BALI membuatmu kemBALI.. Hasekk! ^^

      Delete
  6. Tangga penghubung antar lantainya unik ya, mbak Ir. Melingkar-lingkar gitu. Bali memang ngga akan pernah habis meski terus diekspose ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar.. di segala penjuru mata angin ada tempat wisatanya...

      Delete
  7. saya asli orang bali mbak, tinggal juga deket monumen bajrasandi, lebih tepatnya di kota denpasar... Tempat wisata di bali memang bagus-bagus. Ada banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi... Bahkan yang lagi ngetrand di bali sekarang itu tempat wisata barunya, seperti air terjun goa rang-reng, rumah coklat karangasem, rumah pohon karanagsem dan lainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak Niluh... Kebayang, Mbak Niluhpun kemungkinan belum pernah ke semua tempat wisata di Bali kan ya?

      Delete
  8. wah aku belum kemari nih padahal aku suka yg berhubungan dengan sejarah

    ReplyDelete
  9. Wah sayang banget, pasalnya tempat ini ditutup kalau hari besar atau hari libur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, setelah dipikir-pikir saya beruntung karena memang ke Bajra sandhinya bukan hari libur.

      Delete
  10. Halo pas ak ke Bali juga lewat Dini tapi karena waktu terbatas jadi belum sempat kesini, moga nanti bisa berkunjung aamiin

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca, mohon untuk tidak berkomentar sebagai Unknown atau Anonymous. Komentar dengan link hidup dan broken link akan dihapus, jadi pastikan untuk mengetik alamat blog dengan benar ya. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...