17 Dec 2011

Hatiku..Lenteraku

Hatiku tersesak lagi, tampaknya tidak baik bagiku banyak-banyak menyendiri dan berharap ini itu..air mata jatuh lagi. Aahhhh..benar-benar tidak mengerti dengan hatiku, rasanya aku marah padanya yang sekarang, yang entah kenapa terasa sempit, tidak selapang dulu, hatiku yang dulu begitu lapang memaafkan, sekarang ia seringkali mudah tersesak mengingat kejadian yang dulu, mengeluhkan keadaan yang sekarang melalui air mata...

Hatiku...maafkan aku yang banyak mengujimu dengan permintaan bersabar, aku rasa aku mengenalimu, mengenali kapasitasmu, tapi kali ini sungguh aku harus terus berujar maaf pada engkau yang sudah banyak terluka oleh asa, pikiran dan membiarkanmu terbang tinggi tanpa berjaga jikalau kau jatuh seperti kemarin..kau telah berbuat banyak hatiku, bahkan untuk memintamu untuk terus memperluas kelapangan dan kehijauan ruangmu aku ragu meminta, kejatuhanmu yang kemarin saja tak mampu kubayangkan akan seperti apa dimasa mendatang, entah tidak bisa ataukah belum bisa sembuh...kali ini aku tak mengenalimu..

Aku bahkan tidak bisa meraba untuk menilai seperti apa keadaanmu, aku hanya bisa mengelusmu dari luar sembari menarik nafas dalam-dalam...memang terasa nyaman, tapi entah kenapa air mata masih saja mengalir...

Hatiku..walau bukan untuk pertama kalinya, belajarlah berlapang..lagi dan lagi..bukan untuk orang lain, tapi untuk kita, kau dan raga ini..bekerjasamalah..akan sangat indah rasanya bila senyum diraga ini adalah senyum yang sama yang diteruskan darimu...walau aku terkadang membenci engkau yang terlalu mempertimbangkan perasaan hati yang lain hingga melukaimu sendiri, tapi sungguh aku berbangga pada kepekaanmu, hatiku...lenteraku..bertahanlah..aku butuh kau untuk menerangi jalan yang dibentangkan Allah, agar tidak salah melangkah di BumiNya, di semesta yang penuh kejutan dariNya, entah kau suka atau tidak, bersabarlah..tidak mengapa kau terjatuh, meringis dan menyulut air mata untuk menetes...tapi bangkitlah..dan selagi memulihkan diri, aku akan menunggumu dengan senyum :)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

2 comments:

  1. tenang saja..semua pasti akan berlalu :)
    tetap semangkaaaaaaaaaaaaaaa..!!

    *kekeup..*

    ReplyDelete
  2. setiap masalah gundah dan galau yang menerpa kita, sesungguhnya untuk proses penguatan diri menjadi lebih tegar pada episode langkah berikutnya

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca, mohon untuk tidak berkomentar sebagai Unknown atau Anonymous. Komentar dengan link hidup dan broken link akan dihapus, jadi pastikan untuk mengetik alamat blog dengan benar ya. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...