19 Sep 2016

Tentang Make Up


Make Up atau yang dalam bahasa indonesia diartikan menjadi tata rias adalah kegiatan mengubah penampilan dari bentuk asli sebenarnya dengan bantuan bahan dan alat kosmetik. Istilah make up lebih sering ditujukan kepada pengubahan bentuk wajah, meskipun sebenarnya seluruh tubuh bisa di hias (make up).

Jadi dapat disimpulkan bahwa make up tidak akan terlepas dari kosmetik. Make up adalah cara dan kosmetik adalah bahannya. Berat ya urusannya.. Tapi.. sejak kecil kita sudah menggunakan make up kok. Gak percaya? Kita baca tentang kosmetik dulu ya:

Food and Drug Administration (FDA), badan yang mengatur industri kosmetik, mendefinisikan kosmetik sebagai "produk yang dimaksudkan untuk digunakan pada tubuh manusia untuk membersihkan, mempercantik, mempromosikan daya tarik, atau mengubah penampilan tanpa mempengaruhi struktur atau fungsi tubuh". Definisi ini juga mencakup bahan apapun yang digunakan sebagai komponen produk kosmetik.
Kebanyakan perusahaan kosmetik memisahkan kosmetik menjadi dua jenis, yakni kosmetik rias dengan kosmetik perawatan. Perbedaannya adalah:
  • Kosmetik rias umumnya digunakan sebagai riasan untuk area muka atau wajah, misalnya bedak, lipstik, pensil alis, perona pipi, perona mata, celak, dan maskara. Lebih luasnya, kosmetik rias juga termasuk produk untuk merias kuku dan rambut seperti kuteks dan cat rambut.
  • Kosmetik perawatan meliputi produk yang digunakan untuk merawat tubuh, termasuk krim kulit, losion tangan dan tubuh (hand body lotion), deodoran, parfum, sabun, masker muka, dan sebagainya.
Sumber : Wikipedia

Sejak Kecil Kita Telah Menggunakan Make Up
Dari informasi di atas, udah ketahuan dong kenapa saya mengatakan bahwa sejak kecil kita sudah ber-make up? Sejak kecil, kita sudah dibedakin sama emak-emak kita, gak peduli mau anak laki atau perempuan, bedak pasti nemplok di pipi kita walaupun mungkin lebih dimaksudkan agar bayinya menjadi lebih wangi. Iya kan?

Sampai kemudian kita sudah menjadi lebih besar dan bisa memutuskan apa yang kita inginkan, biasanya sih yang laki-laki sudah alergi banget kalau harus pakai bedak, bisa digangguin teman-temannya. Yang perempuan kebanyakan pasti masih pakai bedak. Entah masih lanjut pakai bedak bayi -yang sebenarnya bukan untuk wajah- atau sudah menggunakan bedak yang sesuai untuk wajah. Saat sekolah saya masih lanjut pakai bedak bayi yang sebenarnya bukan untuk wajah itu.Hihi..

Bagi kita yang mendengar kata Make up pasti langsung membayangkan riasan dengan keahlian khusus *keahlian mengukir alis misalnya? :D* tapi tidak seberat itu.. bedak, apapun jenisnya adalah kosmetik, yang jika digunakan, berarti kita telah berhias, menggunakan make up.

Mulai Mengenal Jenis-jenis Make Up
Kalau bicara soal make up, saya jadi ingat cerita saat pertama bekerja dulu, saya yang bawaannya tomboy ternyata menimbulkan kekhawatiran tersendiri untuk kedua orang tua saya, terutama Bapak. Saya tidak sengaja mendengar Bapak bertanya ke Mama dalam bahasa daerah, yang kalau diterjemahkan seperti ini:

"Bisa gak ya anak kita itu nanti pakai lipstik?" 

Saya lupa jawaban Mama waktu itu. Yang pasti saya selalu tertawa mengingat pertanyaan Bapak. LOL

Memang pergaulan juga mempengaruhi, saya yang berpembawaan tomboy dengan teman-teman yang cuek dan suasana tempat tugas yang lebih dekat dengan hutan dari pada kota membuat saya cuek-cuek saja dengan penampilan dan kilang minyak di wajah. Menurut saya, bedak bayi yang saya gunakan setelah mandi sudah cukup untuk modal seharian.

Sampai akhirnya saya mulai mengenal kamera HP. Saya sadar bahwa minyak di wajah membuat kusam, warna bibir juga pucat. Sayapun mulai coba menggunakan bedak padat dan lipstikmulai mengenal mascara, eye shadow, eye liner, blush on, bulu mata palsu, shading. Eits.. kenal saja lho ya.. saya belum tentu menggunakan semuanya, apalagi untuk make up sehari-hari. Tapi kalau ke pesta, saya merasa sudah punya modal.. ga perlu make up ke salon. Lebih hemat dan gak deg-degan hasilnya bakal menor. ^^

Tujuan Menggunakan Make Up
Bagi saya, make up adalah bentuk penghargaan kepada diri sendiri, agar bisa tampil lebih segar dan tidak terlihat kuyu. Baik untuk dilihat langsung ataupun hasil jepretan kamera. Apalagi profesi saya sebagai sekretaris juga mempunyai peran sebagai representasi kantor, karena setiap tamu yang akan bertemu pimpinan tentu akan bertemu saya terlebih dahulu. Kantor memang tidak menuntut, tapi saya berusaha tampil sebaik dan senatural mungkin, menor juga not my style. Hehe

Make Up di Masa Depan
Lalu bagaimana jika suami saya nanti meminta saya untuk tidak menggunakan make up? Well, pertama-tama tentu saya akan menjelaskan bahwa tujuannya apa, jika minta dikurangi, akan saya ikuti batasannya dan jika diminta tidak menggunakan make up sama sekali, ya sudahlah ya.. ikuti suami saja. Perawatannya aja yang dikencengin. *Asal tau saja, perawatan umumnya justru lebih mahal lhoo* Hahah...

***

Blogpost KEB berjudul Berani No Make Up yang ditulis oleh Mak Lia Harahap membuat saya ikut berpikir dan spontan menjawab BERANI! Karena dalam keseharian saya, apalagi saat cuek melanda, tidak memakai bedak untuk mengusir minyak di wajahpun saya lakukan. Saya pede dengan jawaban spontan saya.

Yaudah sih.. Hal-hal diatas saja yang terpikirkan kalau membicarakan tentang make up. Terutama pengalaman mengenal make up itu, membekas banget. Teman-teman punya pengalaman apa seputar make up? Berani tampil tanpa make up juga? Kaum adam gimana pendapatnya? ^^

35 comments:

  1. Makeup yang terbaik adalah senyuman.
    e tapi ga tau juga sih.

    buat aku, sebenernya cewek itu ga apa apa sih makeupan tapi jangan terlalu medok, nanti malah serem lihatnya.

    tapi kalo teh Irly BERANI no make up wah keren sekali. jaman sekarang jarang2 ada cewek kayak gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ihiyy bikin adem nih komennya, makeup terbaik adalah senyuman. Sip :)

      Delete
    2. Iya nih, bikin adem ya.. hihi..

      Banyak kok yang gak pake make up sama sekali, mungkin karena Khairul kebanyakan ketemu yang make up-an aja kali ya. :)

      Delete
  2. Saya sekarang pun kadang masih pakai bedak bayi, Mbak. Hihihi...

    ReplyDelete
  3. Jadi ingat kebiasaan ngebedakin anak2 kalau habis mandi. Dua anakku yang cowok paling bete kalau kubedaki, pasti buru2 dihapus sambil ngomel..."ummi ngapain sih, kita kan bukan anak perempuan". Kalau tiga anak cewekku mah malah happy banget kalau dibedakin, malah terkadang nantang..."lipstiknya dong sekalian" Haduh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe.. beda ya.. udah pada tau yang mana buat laki-laki dan perempuan, sampe nantangin. :D

      Delete
  4. Jadi ingat kebiasaan ngebedakin anak2 kalau habis mandi. Dua anakku yang cowok paling bete kalau kubedaki, pasti buru2 dihapus sambil ngomel..."ummi ngapain sih, kita kan bukan anak perempuan". Kalau tiga anak cewekku mah malah happy banget kalau dibedakin, malah terkadang nantang..."lipstiknya dong sekalian" Haduh

    ReplyDelete
  5. Saya baru aja belakangan ini pake make up, Ir.. Seru. :D

    *yah namanya juga cewek, hihi

    ReplyDelete
  6. aku jadi pengen serum deh kak, biar makin kenyal kulit
    *efekudamakin tuwak uaaaaa

    ReplyDelete
  7. tentang make up yah....

    yang teringat dibenakku...

    meski hanya tipis.. atau hanya pake alis aye liner dan lipstik orang akan menghargai kita.. berbeda dengan yang tampil dg wajah pucat...

    heheh itu pengalaman pribadi aku... aku ingat ingat respon orang (yg blm kenal) saat aku tampil dg makeup meski makeup ringan berbeda dg saat aku tak pakai makeup... kurang dihargai...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah.. sampai diamatin gitu ya.. Kebanyakan emang gitu, apalagi untuk professional look kan..

      Delete
  8. Ihiiiyy, sa suka endingnya yg poin terakhir #oupss peace :*

    Saya juga berani2 saja klo tanpa make up, walau belakangan sudah mulai membiasakan poles pemerah bibir hihihih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa dikau fokus diii? Haha

      Kerja kan bu? Supaya ndak kucel dilihat #Alasan :D

      Delete
  9. Aku juga biasanya nggak pake make up, kadang-kadang aja pake bedak dan lipstik kalo keluar rumah. Dua itu aja sih, nggak bisa dandan hahaha

    ReplyDelete
  10. Naylah kl sekolah gak dibedakin emaknya, biasanya buru2 mulu, takut telat hahaha

    ReplyDelete
  11. Iya ya, mak. Dari kecil kita udah pake bedak hehehehehe.

    ReplyDelete
  12. Buat aku make up minimal bedak itu tetep perlu. Kudu! Apalagi kalau di rumah, bisa lebih bebas lagi bereksplorasi. Dan juga jangan lupa perawatan wajah ini juga penting ini sebagai bentuk kesyukuran diberi karunia oleh Allah.

    Nah kalau no make up, yang bener2 tanpa make up sama sekali, beranilah.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di rumah, ada suami malah harus dandan ya Rin ya.. :)

      Delete
  13. Ga apa2 sih no make up.. asal perawatan kulitnya oke hehe.... jd bs tetep kinclong walau no make up 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu, walaupun gak pakai make up, perawatan harus tetap jalan, kalau perlu dikencengin perawatannya. :D

      Delete
  14. Kalau untuk sehari-hari saya pakai sunblock+bedak+ lipstik aja kalau aktivitas di luar rumah. Kalau ada undangan baru pake make up. Kalau di dalam rumah paling polosan aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sunblok itu yang paling penting, kalau nggak wajah jadi gampang banget gosongnya..

      Delete
  15. wah berani saya mah, da paling males make up, malah pernah mau ngajar saja lupa pakai lipstik , di kantor malah ditegur karena gak pakai lipstik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. emang bawaannya seneng polosan aja ya Mak ^^

      Delete
  16. saya kalo keluar rumah minimal pake bedak + lipgloss biar tidak pucat-pucat amat wajahnya hehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya lipgloss atau lipbalm (walaupun tidak berwarna) itu semacam wajib, bibir kering bokk..

      Delete
  17. Aku paling penting tuh lipstik ama pelembab. Kulit wajah kering dan bibir kurang merah, jadinya suka ga pede

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca, mohon untuk tidak berkomentar sebagai Unknown atau Anonymous. Komentar dengan link hidup dan broken link akan dihapus, jadi pastikan untuk mengetik alamat blog dengan benar ya. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...