Showing posts with label #HealthAgent. Show all posts
Showing posts with label #HealthAgent. Show all posts

6 Dec 2016

Run For Indonesia, Bukan Sekadar #KawanLari

Tanggal 7 Desember nanti Run For Indonesia (RFI) pusat akan berulang tahun yang ke-2. RFI Kendari sendiri pada 23 November yang lalu baru berulang tahun yang pertama. Sudahlah ya.. dirangkaikan saja blogpost-nya. :)


Saya bergabung di RFI Kendari sejak awal April 2016. Sebenarnya sudah beberapa bulan mengetahui komunitas ini karena salah satu teman juga sudah lebih dulu bergabung. Tapi beberapa hal menyebabkan saya baru bergabung secara tidak sengaja. LOL

Tapi kita tidak akan panjang lebar membahas bagaimana saya bergabung di blogpost kali ini, next time mungkin ya.. disertai FAQ tentang RFI Kendari.

Kali ini mari lebih mengenal Run For Indonesia. :)

Awal Terbentuknya RFI
Run For Indonesia atau disingkat RFI adalah komunitas lari yang lahir pada saat lebih dari 150 penggemar olahraga lari dari Indonesia turut serta dalam event lari Standard Chartered Marathon Singapore (SCMS), 7 Desember 2014. Pada event SCMS tersebut, para pelari telah turun di race dengan memakai jersey bertuliskan ”Run For Indonesia”. Pada mulanya jersey tersebut dikenakan dengan maksud untuk memudahkan sesama pelari saling mengenal saat berada di course, sekaligus mengkampanyekan kebiasaan sehat orang Indonesia kepada masyarakat Singapura, dan pelari mancanegara yang berpartisipasi pada race tersebut.

Selanjutnya setelah usai SCHM, para pengemar olahraga lari tersebut tetap berkumpul dan berlatih bersama. Mereka kemudian sepakat kembali bersama mengikuti sejumlah race berikut. Diantaranya adalah Mercedes Benz Club 10K,  21 Desember 2014 di Jakarta. Untuk mengikat persaudaraan diantara pelari, maka atas pemikiran beberapa anggota penggagas dibentuklah Komunitas Run For Indonesia (RFI).

Belakangan terbentuk sub RFI sesuai jenisnya, seperti RFI Trail dan RFI Thriathlon, sudah mengukir prestasi di podium maupun urusan charity. 

"Lari sama charity dimana nyambungnya?"

Ihh.. gampang mah kalau cuma urusan nyambung-nyambungin.. cuss dibaca dulu..

Jersey RFI, di depan jersey selalu tersemat bendera Merah Putih :)

Program RFI
Kegiatan RFI tidak hanya seputar berlari dan mengikuti race bersama saja, tambahan pengetahuan untuk anggota bahkan kegiatan charitypun telah berlangsung secara berkesinambungan di komunitas ini. Apa saja program-programnya?

1. Selabang, Kelabang dan Sableng
Sabar.. sabar.. tidak ada hubungannya dengan hewan yang menakutkan atau aksi damai 212 kemarin. :p Jadi ketiga nama di atas itu adalah singkatan, secara berurutan, kepanjangannya adalah Selasa Lari Bareng, Kamis Lari Bareng dan Sabtu Lari Bareng atau program jemput #KawanLari. Gimana.. gimana? Sudah hafal? Kalau Anggota pasti hafal dong ya? :D

"Eh, kayaknya pernah lihat ada yang berlari menggunakan jersey RFI dihari Minggu deh!"

Gak salah, Saat Car Free Day #KawanLari memang sering berlari di sekitar Jl. MH. Thamrin dan Jl. Jendral Sudirman. Sapa aja.. Ikutan lari bareng juga gapapa. :)

2. RFI Clinic
Kegiatannya adalah pembekalan teori sekaligus praktik berlari dengan didampingi coach yang diikuti peserta yang memiliki target tertentu. Misalnya ingin dapat berlari dengan benar, dll.

3. RFI Charity
Seperti yang saya ceritakan di atas, RFI melalui RFI Trail, saat ini juga tengah terlibat aktif dalam kegiatan charity yang diwujudkan dengan mendukung pembangunan sanggar belajar di Cisadon, Bogor.

Dan yang juga sedang berlangsung sekarang adalah keterlibatan 27 orang #KawanLari dalam ajang NusantaRun Chapter 4. NusantaRun adalah sebuah gerakan berlari dari satu kota ke kota lain di Indonesia sambil berkontribusi bagi daerah yang dilalui.

Salurkan sumbangan teman-teman kesini yaa :)
Rek BCA 44 112 69552 
A.n Eka Yulianda Enani Putra

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu Yayasan Intan Permata yang berlokasi di Purwokerto, tepatnya di Jalan Brigjend Katamso Rt. 004/001 Purwokerto. SMP Intan Permata memiliki murid yang terdiri dari anak kurang mampu dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). SMP Intan Permata hingga saat ini masih menumpang di tanah waqaf, begitu pula untuk TK/PAUD yang keberadaannya masih menumpang di ruang sempit di sebelah masjid.


Jumlah Anggota RFI
Dikelola oleh beberapa pengurus seperti; Willy Sanjaya, Andre Ismangun, Safrita Aryana Hermawan dan beberapa anggota lainnya, saat ini anggota RFI telah 1.970 orang yang terdaftar secara resmi. Dari jumlah tersebut sekitar 600 anggota berada di luar ibu kota, antara lain; Bandung, Makassar, Kendari, Sorowako dan Balikpapan. Setiap daerah dipimpin oleh seorang kapten sebagai koordinator di daerah.

Anggota RFI sangat heterogen dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi. Dokter, pengusaha, konsultan, pengacara, banker, karyawan, mahasiswa, ASN.. apapun profesinya, membaur menjadi 1 saat menjadi #KawanLari. We talk about passion, right? And we have it as a member of run For Indonesia. *Proud 

Ok, let's have a deeper story about this community...

Bukan Sekadar #KawanLari
RFI yang mempunyai semboyan #KawanLari ini dalam prakteknya, sebenarnya tidak konsisten terhadap semboyannya. Karena pengalaman sejak saya bergabung adalah para kawan lari ini hadir dalam banyak lini kehidupan saya. Kawan lari iya, kawan nonton iya, kawan jalan-jalan iya, kawan karaokean iya, kawan bakti sosial iya, kawan makan apalagi! LOL

Lavya Gaesss :*

Yang saya ceritakan ini tentu saja bukan saya saja yang merasakan. Semua anggota (terutama di RFI Kendari) pasti merasakan. #KawanLari kemudian menjadi seperti keluarga, yang siap membantu jika diantara kami ada yang membutuhkan bantuan, dari hal remeh temeh seperti menanyakan toko obat, sampai bantuan donor darah jika ada anggota atau keluarga anggota yang membutuhkan, tanpa diminta apalagi saat diminta.

#KawanLari bukan hanya kawan di atas aspal saja, hubungan kami di RFI tidak hanya dimulai saat pemanasan-lari-pendinginan lalu kemudian pamit saja. Ada semangat dan kesedihan yang sama saat seorang kawan berhasil mencapai sesuatu ataupun mengalami sebuah musibah. Kami merasakannya bahkan saat tidak mengenakan sepatu lari kami.

#KompakSalingJaga

Dari cerita teman saat mengikuti race di luar daerah (saya belum pernah ikut race, hiks), hanya keluar menggunakan jersey RFI saja ia sudah bertambah banyak teman. Ah.. senang rasanya.. Tidak race pun begitu sih, kadang teman ada dinas di luar kota, tapi menyempatkan olahraga dan menggunakan jersey RFI, dapat teman lagi dong, bakal ditegur kalau tahu sesama RFI.

Apalagi saat race, #KawanLari bukan sekedar semboyan, tapi juga penerapan loyalitas. Tidak satu pun anggota RFI akan ditinggal sehingga merasa sendirian saat race. Dengan demikian, mereka yang baru pertama kali race dengan kecepatan yang relatif pelan akan didampingi oleh sesama anggota RFI yang pada setiap race akan melakukannya dengan keinginan sendiri atau pun ditugaskan untuk itu. No one left behind. So sweet gak sih? :)


Harapan Untuk RFI
Di ulang tahun yang ke-2 ini saya berharap RFI tumbuh semakin besar, tidak hanya dari segi angka tapi juga kekeluargaan dan solidaritas yang sudah terbangun, semakin solid dan kompak. Terus memberi dan menyebarkan impresi positif melalui kegiatan-kegiatannya.

Oh ya, kedepannya juga saya berharap RFI mempunyai website. Kasih saran boleh dong. hehe..

Selamat Ulang Tahun RFIku. Semoga selalu sehat komunitas dan seluruh anggotanya! Let's run together!

From : 1164 ❤

Run For Indonesia

Sumber:
Profil RFI, ditulis oleh Safrita Aryana
http://dunialari.com/event/nusantarun-2016/
Read more

29 May 2015

Hidup Sehat Dengan Rutin Berolahraga

Semangat Pagiiii...

Olahraga adalah salah 1 hobi yang sudah saya jalani secara rutin kurang lebih  4 tahun, belum lama ya? Tidak ada kata terlambat untuk memulai hal positif kan? :)

Awal ketertarikan saya untuk berolahraga terutama jogging adalah untuk mengisi waktu luang, tugas di Kabupaten yang sepi hiburan butuh banyak kegiatan positif agar perasaan rindu rumah tidak sering mampir. Dalam seminggu rata-rata saya berolahraga 5 kali, Selasa dan Rabu sore hari sepulang kantor, Jumat sebelum masuk kantor dan pagi di hari Sabtu dan Minggu. Tidak butuh waktu lama, sayapun ketagihan berolahraga karena Insomnia saya hilang, BAB lancar, tidak mudah lelah dan tidak gampang stress.

Sekalipun sudah hampir setahun rutin berolahraga, tidak ada penurunan berat badan yang saya rasakan. Tapi saya tahu bahwa tidak selamanya lemak hilang dan kemudian berat badan turun, tapi lemak itu menjadi otot. Hasilnya terlihat saat saya mengikuti tes komposisi lemak dalam tubuh menggunakan Biometrical Impedance analysis (BIA). Kalau boleh menambahkan manfaat diatas, badan saya menjadi lebih padat dan saat ini berat badan saya hanya 55 Kg.
Hasil tes tahun 2013 ini bikin saya makin termotivasi, otot gak kalah dari lemak tubuh dan harus memperbaiki pola makan lagi agar bisa lebih sehat^^
"Dengan berat yang sama, otot lebih padat daripada lemak sehingga memakai lebih sedikit ruang dan otot membutuhkan kalori lebih banyak daripada lemak untuk bertahan di tubuh" - Jansen Ongko

Tips Hidup Sehat ala IrLy
1. Olahraga Teratur dan Mengatur Pola Makan
Klise? Iya klise, tapi kalau cuma bisa teori doang mah jangan ngomong klise-klise-an. Dengan mengombinasikan olah raga rutin dengan pengaturan pola makan, saya mendapatkan 1 lagi manfaat nyata, Maag saya jarang sekali kambuh. Padahal dulu sering banget ke dokter. Pola makan yang teratur diikuti dengan makanan yang bernutrisi membuat saya tidak perlu ke dokter lagi.^^

2. Miliki Teman Berolahraga
Teman yang juga gemar berolahraga akan menjadi motivasi walaupun kita sedang malas. Saat mulai mengenal olahraga saya tidak akan olahraga jika tidak punya teman tapi sekarang saya sudah mandiri karena merasa butuh, gantian saya yang mempengaruhi teman-teman untuk ikut berolahraga. Seringkali saya mengajak langsung teman-teman untuk ikut senam bersama yang diadakan di Taman, memberikan video-video zumba yang saya unduh agar bisa diprektekkan di rumah dan memperbanyak update status tentang olahraga melalui media sosial. Saya sudah termasuk #HealthAgent belum? hehe..

3. Pilih Tempat yang Disukai
Jogging sepulang kantor sambil menikmati suasana senja di dekat pelabuhan, penat hilang badan bugar^^
Untuk berolahraga secara kontinu tempat termasuk faktor yang menentukan, mungkin dalam 1 atau 2 kali berolahraga kita belum bisa mendapatkan tempat yang nyaman, mungkin juga hanya karna perasaan asing terhadap tempat yang kita gunakan untuk berolahraga, teruslah berolahraga dan dapatkan info tentang tempat yang cocok dari teman-teman yang juga menyukai olahraga.

4. Tambahkan Variasi Dalam Olahraga
1 Jenis olahraga saja sangat mungkin membuat kamu bosan, Upgrade pengetahuan tentang olahraga dan jenisnya melalui internet dan cobalah jenis olahraga lain agar bisa termotivasi dan konsisten dalam melakukan olahraga secara rutin.

Konsisten
Rasa Malas dan kesibukan bisa jadi faktor yang menjadi awal kendor bahkan berhentinya rutinitas olahraga, JANGAN DIIKUTI! Kalau malas sudah datang 1 kalimat penyemangat yang harus jadi sugesti adalah "Saya Butuh Olahraga". Konsisten menjalankan hidup sehat bukanlah hal yang bisa dicapai begitu saja, harus pandai-pandai mendisiplinkan diri. Kalau sudah bisa konsisten, pastikan kamu menjadi #HealthAgent  dengan mengajak orang lain untuk ikut menjalankan hidup sehat. Yuk hidup lebih sehat dengan rutin berolahraga! ;)

Sebelumnya, jangan lupa ikut lomba yang diadakan Nutrifood ya..

Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...