7 Jul 2015

Cadangan Nyawa Mini Untuk Gadget

Setelah 7 tahun bertugas di kabupaten sebagai tenaga lapangan, akhirnya 2 tahun lalu saya pindah di kantor provinsi sebagai Sekretaris eselon II.

Setelah bekerja sebagai sekretaris, ternyata kegiatan turun lapangan tidak serta-merta berhenti, pada suatu Sensus, Survei atau pendataan besar seperti Pemutakhiran Basis Data Terpadu yang sedang berlangsung sekarang, seluruh pegawai akan terlibat, kalau dulu saya yang di awasi, sekarang saya yang mengawasi, minimal masalah Standar Operating Procedure atau SOP.

Seperti akhir bulan lalu, saat mendapat tugas supervisi ke Kabupaten Buton, itu lho.. penghasil aspal terbesar..bukan hanya di Indonesia, tapi di dunia!

Perjalanan dari Kota Kendari ke Kabupaten Buton memakan waktu kurang lebih 4 jam menggunakan kapal cepat *ini udah cepat lho ya* dan kurang lebih 1 jam perjalanan darat. Untuk sampai di Kabupaten Buton, kapal harus transit kurang lebih 45 menit untuk menurunkan dan menaikkan di Kabupaten Muna dan kemudian berhenti di Kota Baubau yang merupakan tempat beradanya Benteng Keraton Buton, benteng terluas di dunia. *Buat yang suka Stop Dance di ajang The Dance Icon Indonesia pasti tidak asing dengan nama Kota Ini.*

Dalam perjalanan yang cukup lama tersebut, amunisi saya satu-satunya adalah baterai gadget yang terisi penuh *diluar Ramadhan seperti sekarang biasanya saya bawa cemilan :D*. Sayangnya HP yang saya gunakan untuk komunikasi utama malah kehabisan baterai sebelum kapal berlabuh di Kota Baubau.

Saat singgah untuk Sholat sebelum menyambung perjalanan darat, saya segera mencari colokan, tapi apalah daya, baru beberapa menit dipakai HP sudah mati lagi. Karena setibanya di Kabupaten Buton kami langsung ke lapangan, saya pasrah saja HP mati, semoga orang tua tidak khawatir karena saya belum memberi kabar dan saat dihubungi nomor saya pasti tidak aktif.

Tau gak saya kabarin orang rumah kapan? Besok paginya..walah..aturannya kan kasih kabar ke rumah itu saat tiba di Kota Baubau atau Kabupaten Butonnya, malah laporan besoknya, maklum deh.. anak perempuan satu-satunya, orang tua suka gampang khawatir... 

Kenapa sepertinya ribet banget ya urusan HP mati gini? Iya nih ribet banget, gara-gara gak punya cadangan nyawa (power bank) untuk di lapangan, udah tau penting sih power bank ini, tapi milihnya susah, setelah membeli yang ternyata abal-abal waktu itu saya jadi malas lagi belinya, jatuh sekali doang habis itu error, mau diisi daya, power banknya malah nyetrum, ukuran dan beratnya juga kurang enak untuk dibawa-bawa... *kenapa dulu saya beli ya?*

Asus ZenPower Cadangan Nyawa Mini yang Powerfull

Itu sih dulu... sekarang saya udah punya power bank baru yang mudah dibawa kemana saja, namanya Asus ZenPower. Ini power bank pertama di dunia yang berkapasitas 10050mAh dengan hanya seukuran kartu kredit (90.5 x 59 x 22 mm), beratnya juga hanya 215 gram, cadangan nyawa yang mini tapi powerfull!. ^^ Baterainya pakai Lithium-ion buatan produsen spesialis baterai asal Jepang: Panasonic.

Dengan output 2.4 Ampere baterai HP saya bisa terisi dengan cepat. Kalau gini sih sambil wawancara di lapangan HP sudah bisa terisi penuh tanpa harus numpang cari colokan buat isi ulang di rumah warga/responden, belum tentu juga rumah responden itu ada listriknya. Sudah menyita waktu responden, ngerepotin pula. BIG NO banget buat petugas lapangan ga enakan seperti saya..hehe..

Klik untuk gambar yang lebih jelas

Eh, Asus ZenPower ini bukan hanya powerfull saja lho, tapi juga sangat aman. Salah satunya teknologi eksklusif PowerSafe yang selalu mengawasi suhu, voltase masuk dan keluar, serta menjaga perangkat dari kemungkinan arus pendek saat proses isi ulang. Kan gak mau ngisi nyawa ke gadget tapi malah bikin rusak ya?

Ketebalan dan perbandingan ukuran Power Bank Asus dengan kartu NPWP

Pokoknya kalau ke lapangan lagi Asus ZenPower ini salah satu yang wajib dibawa, kondisi lapangan yang tidak selalu bisa ditebak harus bisa diantisipasi, salah satunya dengan membawa cadangan nyawa untuk alat komunikasi, kabar untuk keluarga tidak terlambat, foto-foto kondisi lapangan tersedia, komunikasi dengan subject matter juga bisa terjamin.

28 comments:

  1. wow, 10050 mAh , besar banget tuh. kuat dipake 3 kali ngecas juga

    ReplyDelete
  2. aku mah pukpuk kamu aja yahh sebagai sesama sekretaris. hihhi.. coba kalo gak nemau Asus Powerbank mungkin bawa aki kemana-mana ya? hehehehehe

    ReplyDelete
  3. Waaaahhh Irly ternyata dapet juga Asus yang ini. Iya keren ya, pas tau ukurannya mini tapi tenaganya miki (apa coba), aku juga ngilerrrrr..
    Alhamdulillah, berarti sekarang keluarga bisa terus dikabari ya, Ir ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk..tenaga miki...dapet aja istilahnya ya..Haha..
      Insya Allah komunikasi lancar^^

      Delete
  4. bombastiss...
    aneh yaa aku udah bertahun-tahun pake android tapi gak kepikiran buat beli powerbank xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya? Selalu berjodoh ama colokan kali ya? Jadi belum merasa perlu :D

      Delete
  5. kalau pepergian power bank wajib di bawa mba :)
    belum kebeli Asus ZenPower

    ReplyDelete
  6. Bisa dijadikan referensi, kalau lagi perjalanan jauh nih.Soalnya dari kemarin masih bingung cari power bank.
    Salam kenal mbak, dari blogger Malang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal balik, coba deh, PBnya oke, nih saya lagi pake buat isi ulang nyawa BB ^^

      Delete
  7. asus zenpower ini semacam power bank gitu rupanya ya mbak.
    selama ini sih belum pernah pakai yg namanya power bank. *belumpunyamaksudnya*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, coba deh... buat dibawa jalan nyaman n aman ;)

      Delete

Terima kasih sudah membaca, mohon untuk tidak berkomentar sebagai Unknown atau Anonymous. Komentar dengan link hidup dan broken link akan dihapus, jadi pastikan untuk mengetik alamat blog dengan benar ya. ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...